Berita Viral
MENTERI Bahlil Tak Peduli Kampus Sarjananya Tak Ada di Google: Kampus Tak Jamin Kulaitas Mahasiswa
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tak peduli kampus tempat meraih gelar sarjana tak ditemukan di google.
TRIBUN-MEDAN.com - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tak peduli kampus tempat meraih gelar sarjana tak ditemukan di google.
Menurut Bahlil, yang terpenting adalah kualitas personal bukan kampus yang terkenal
"Saya enggak pernah kuliah di ITB atau di manalah. Saya ini, kan, kampus saya enggak ada di Google,” kata Bahlil ketika menyampaikan pidatonya tentang ketahanan energi pada forum “Sinergi Alumni IPB untuk Bangsa” di Hotel Borobudur, Jakarta, dikutip dari Tribunnews, Selasa (5/5/2026).
Diketahui Bahlil Lahadalia pernah menempuh pendidikan tinggi di Akademi Keuangan dan Perbankan (Akubank) yang saat ini menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay di Jayapura.
Bahlil lantas melanjutkan ke jenjang S2 bidang ekonomi di Universitas Cenderawasih di Papua.
Tak berhenti di sana, dirinya lalu meraih gelar doktor dari Universitas Indonesia tahun 2024, tetapi gelarnya ditangguhkan karena ditemukan dugaan pelanggaran etik dan akademik.
Meski begitu, Bahlil menyebut belum tentu lulusan kampus yang tidak ditemukan di Google akan kalah dengan lulusan kampus yang ditemukan di Google.
“Saya kebetulan menganut mazhab bahwa kampus tidak menjamin kualitas seorang mahasiswa. Yang menjamin kualitas seorang mahasiswa itu mahasiswa itu sendiri, apalagi rektornya nggak jelas, gitu, kan” ujar dia yang kemudian disambut dengan riuhan tawa para alumni IPB.
Baca juga: Viral Aksi Seorang Pria Tak Dikenal Ngendap-Ngendap Curi Hp Milik Mekanik Tertidur Pulas
Baca juga: Partai Berlambang Gajah dalam Sorotan: Mundurnya Ade Armando dan Kasus Penganiayaan Bro Ron Sinaga
Dalam momen itu Bahlil sempat bertanya kepada Dr. Alim Setiawan Slamet yang menjadi Rektor IPB pada usia 43 tahun.
"Usia 43, (pendidikan) doktornya enggak sampai 2 tahun? Bahaya ini soalnya. Bahaya kalau ada doktor tidak lebih 4 semester. Berbahaya itu,” katanya sembari tertawa.
Adapun pada tahun 2024 Bahlil sempat menjadi sorotan karena menyelesaikan pendidikan doktor di Kajian Stratejik dan Global UI hanya dalam waktu 1 tahun lebih 8 bulan.
Di samping itu, dia memperoleh predikat cumlaude.
Akan tetapi, gelar doktornya menimbulkan kontroversi.
Disertasi dia yang berjudul Kebijakan, Kelembagaan, dan Tata Kelola Hilirisasi Nikel yang Berkeadilan dan Berkelanjutan di Indonesia itu tercoreng oleh dugaan plagiarisme.
UI kemudian menangguhkan gelar doktor Bahlil dan memintanya melakukan revisi.
Baca juga: Pria 24 Tahun Ini Takut Dimarahi Istri, Lalu Bikin Laporan Palsu ke Polisi, Ngaku Korban Begal
Baca juga: Dirut Sebut Kondisi PUD Pembangunan Tidak Normal, Gaji Karyawan dan Sewa Bermasalah
(*/tribun-medan.com)
Artikel sudah tayang di tribun-lampung.com
| Pria 24 Tahun Ini Takut Dimarahi Istri, Lalu Bikin Laporan Palsu ke Polisi, Ngaku Korban Begal |
|
|---|
| KIAI Ashari Cabuli 50 Santriwati Terancam Belasan Tahun Penjara, Namun Hingga Kini Belum Ditangkap |
|
|---|
| DUDUNG Abdurachman Tanggapi Tudingan Amien Rais ke Seskab Teddy: Adik Saya Sopan Banget Dia |
|
|---|
| Serka Frengky Kerap Jawab Tak Tahu di Sidang Kacab Bank BUMN, Hakim Kesal: Bodohnya Kamu |
|
|---|
| PENGAKUAN Joki UTBK di Surabaya Terciduk Polisi: Sudah Loloskan 7 Siswa ke PTN Favorit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bahlil-terbaru.jpg)