Aktivis KontraS Disiram Air Keras

Terbongkar Rencana Penyerangan Andrie Yunus, Terdakwa Campur Air Aki dengan Cairan Pembersih Karat

rencana penyerangan terhadap aktivis Andrie Yunus oleh empat terdakwa yang merupakan anggota TNI dalam sidang perdana

Tayang:
Kompas.com
Empat terdakwa penyiaraman air keras terhadap Andrie Yunus, mun muncul ke publik saat hadiri sidang perdana, di pengadilan militer, Rabu (29/4/2026)(Febryan Kevin/Kompas.com ) 

TRIBUN-MEDAN.com - Oditurat Militer II-07 Jakarta membongkar rencana penyerangan terhadap aktivis Andrie Yunus oleh empat terdakwa yang merupakan anggota TNI dalam sidang perdana, Rabu (29/4/2026).

Dalam surat dakwaan, disebutkan keempat terdakwa yakni Serda (Mar) Edi Sudarko (ES), Lettu (Mar) Budhi Hariyanto Widhi (BHW), Kapten (Mar) Nandala Dwi Prasetia (NDP), dan Lettu (Pas) Sami Lakka (SL) mengenal Andrie Yunus sejak 16 Maret 2025.

Saat itu Andrie memaksa masuk dan melakukan interupsi rapat revisi Undang-Undang TNI yang digelar di Hotel Fairmont Jakarta.

"Dengan kejadian tersebut para Terdakwa menilai saudara Andre Yunus telah melecehkan institusi TNI bahkan menginjak-injak institusi TNI," kata oditur militer Letkol Chk Muhammad Iswadi dalam sidang.

Baca juga: Terungkap Motif Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Berawal dari Protes UU TNI di Hotel

Selanjutnya, Edi dan Budi bertemu di Masjid Al-Ikhlas BAIS TNI pada Senin (9/3/2026) sekira pukul 13.00 WIB.

Saat itu Edi dan Budi mengobrol terkait kehidupan pribadi dan dinas. 

Di tengah obrolan, Edi menyampaikan video viral saat Andrie memaksa masuk dan menginterupsi pada saat rapat revisi Undang Undang TNI berjalan di Hotel Fairmont Jakarta pada 16 Maret 2025. 

Setelah selesai, Edi dan Budi kembali ke mes BAIS TNI.

Saat itu, Budi mengajak Edi membicarakannya lagi nanti.

Baca juga: Yusril Ihza Mahendra Sebut Kepengurusan PBB yang Dipimpin Anaknya Sudah Disahkan Kementerian Hukum 

Selanjutnya, Edi dan Budi minum kopi sambil berbincang di mes pada Selasa 10 Maret 2026 sekira pukul 18.30 WIB.

Saat itu, Budi menghubungi Sami dan mengajak ngopi di mes.

Akan tetapi, karena Sami sudah pulang, dia menjawab agar dilakukan besok saja. 

Selanjutnya, Edi dan Budi melanjutkan mengobrol sampai pukul 23.00 WIB.

Lalu, Edi dan Budi ngopi di mes BAIS TNI pada Rabu 11 Maret 2026 sekira pukul 18.30 WIB usai buka puasa. 

Tidak lama kemudian Nandala dan Sami datang sekira pukul 19.30 WIB ke kamar Edi di mes Denma BAIS TNI.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved