Berita Viral

Tergiur Harga Murah, Ortu Korban Daycare Aresha Tertipu Laporan Foto, Anaknya Diikat Sejak Pagi

Nasib anak yang dititipkan di daycare Littel Aresha di Jogja. Ternyata mereka sudah diikat dari pagi hingga sore hari.

IST
DAYCARE LITTLE ARESHA: Polisi mengungkap alibi para pelaku yang sudah jadi tersangka kasus kekerasan anak di daycare Little Aresha. Pelaku mengaku ogah repot urus anak. 

Kondisi itu awalnya dianggap biasa, tetapi belakangan memunculkan kecurigaan bahwa laporan yang diterima tidak sepenuhnya akurat.

Selain kejanggalan soal laporan harian, Aldewa sempat menemukan luka lebam di tubuh anaknya, tepatnya di bagian paha kiri.

"Sekira seminggu yang lalu, paha kiri anak saya lebam. Saya kira mungkin jatuh karena tidak ada laporan perihal itu dari pihak DC (daycare). (tapi) Untuk jelas jadi korban (penganiayaan) atau tidak saya masih kurang bukti," terangnya.

Tak hanya itu, anaknya juga kerap menunjukkan tanda-tanda ketakutan dengan menangis setiap akan dititipkan.

Sebelum terjadi penggerebekan, Aldewa masih berpikir tangisan sang anak buntut tak mau jauh darinya dan istri.

"Yang jelas setiap anak saya mau sekolah, selalu ketakutan menangis kejer nggak mau sampai bilang 'Please ayah mama, adek gak mau sekolah'," tukasnya,

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Rizki Adrian mengatakan, dari total 103 anak yang dititipkan, 53 di antaranya terindikasi menjadi korban dugaan kekerasan.

Rentang usianya pada kisaran di bawah 2 tahun.

Diperkirakan, tindakan kekerasan itu sudah dialami cukup lama.

Sebab, lama kerja para pengasuhnya rata-rata sudah lebih dari satu tahun.

Atas kasus ini, pihaknya telah mengamankan sebanyak 30 orang yang diduga terlibat dalam kekerasan terhadap anak-anak yang dititipkan di daycare.

Dari 30 orang yang diamankan, 25 di antaranya merupakan pengasuh para anak.

Sementara lima lainnya terdiri dari Ketua Yayasan serta pejabat di daycare.

"Alhamdulillah kemarin juga kami telah mengamankan sekitar 30 orang secara maraton. Mungkin rekan-rekan juga lihat yang ada di Polresta ini juga sekitar 30 orang itu dari tadi malam, sampai dengan detik ini juga masih dilakukan pemeriksaan, pendalaman oleh Unit PPA," jelas Adrian.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved