Berita Viral

Tergiur Harga Murah, Ortu Korban Daycare Aresha Tertipu Laporan Foto, Anaknya Diikat Sejak Pagi

Nasib anak yang dititipkan di daycare Littel Aresha di Jogja. Ternyata mereka sudah diikat dari pagi hingga sore hari.

IST
DAYCARE LITTLE ARESHA: Polisi mengungkap alibi para pelaku yang sudah jadi tersangka kasus kekerasan anak di daycare Little Aresha. Pelaku mengaku ogah repot urus anak. 

Artinya sebelum mereka kan sudah ada yang bekerja, cara-cara itu juga disampaikan sama senior-senior mereka atau yang sudah keluar,” ucap dia.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia mengatakan, sampai sekarang pihaknya telah menetapkan sebanyak 13 tersangka.

Ketiga belas tersangka tersebut yakni inisial DK selaku Ketua Yayasan dan inisial AP selaku kepala sekolah.

Selain itu juga ada FN, NF, LIS, EN, SKN, DA, AB, GA, SRB, DO, dan DN selaku pengasuh.

“Sebelas orang sebagai pengasuh,” kata Pandia saat ditemui di Mapolresta Yogyakarta, Senin (27/4/2026).

Saat ini, pihaknya masih terus melakukan penyidikan.

Sehingga tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka bisa bertambah.

Pandia menjelaskan, ekonomi menjadi motif dalam melakukan kekerasan dan penelantaran.

Satu pengasuh dapat mengasuh beberapa bayi sehingga semakin banyak bayi yang mendaftar keuntungan semakin tinggi.

“Semakin banyak anak semakin banyak mereka menerima (penghasilan),” kata dia. 

Orang tua tergiur harga murah

Sejumlah orang tua tertipu dengan layanan di tempat penitipan anak alias daycare Little Aresha Jogja, Jumat (24/4/2026).

Kelakuan dari petugas daycare itu juga terungkap.

Diketahui, petugas menyiksa anak-anak yang dititipkan.

Sedangkan orang tua mengaku mereka kepincut setelah melihat review yang bagus di Google.

Selain itu, alasan lain karena daycare itu memberikan harga yang bisa dibilang murah dibanding daycare lainnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved