Berita Viral
7 Orang Tewas dan 82 Dilarikan ke RS Dalam Kecelakaan KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
Tujuh orang tewas dan 82 dilarikan ke RS dalam kecelakaan KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
TRIBUN-MEDAN.COM – Tujuh orang tewas dan 82 dilarikan ke RS dalam kecelakaan KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur.
Sebanyak 71 orang dilarikan ke RS dan tujuh korban tewas dalam kecelakaan KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur, Senin (27/4/2026).
Mengutip Kompas.com, Selasa (28/4/2026), jumlah korban meninggal dunia dalam insiden tersebut bertambah menjadi tujuh orang, sementara 82 penumpang lainnya mengalami luka-luka.
KAI menyampaikan bahwa seluruh 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Proses evakuasi dilakukan secara terpadu bersama Basarnas, TNI, Polri, serta tim medis di lapangan.
Sementara itu, penanganan difokuskan pada penumpang KRL yang terdampak dalam insiden tersebut.
Baca juga: Kisah Penumpang Selamat dari Kecelakaan Kereta di Bekasi: Ya Allah Untung Aja Tadi Keluar
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dan proses evakuasi masih terus berlangsung.
“Kami terus memastikan seluruh korban mendapatkan pertolongan secepat mungkin,” katanya dilansir Tribun-medan.com dari Kompas.com, Selasa (28/4/2026).
Untuk mendukung keluarga korban, KAI menyiapkan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur. Posko ini dibuka untuk membantu keluarga memperoleh informasi terkait penumpang yang terdampak.
KAI juga memastikan proses pendampingan kepada korban dan keluarga terus dilakukan bersama pihak terkait.
Baca juga: Terungkap Identitas Guru SD Korban Kecelakaan Kereta Api, Pantas Pesan tak Dibalas Bu Nurlela
Di sisi lain, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa proses evakuasi dilakukan dengan mengutamakan keselamatan korban, sementara penyelidikan penyebab kejadian akan dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
“Kami fokus pada upaya evakuasi dan penanganan korban. Untuk penyebab kejadian, kami menyerahkannya kepada KNKT,” ujarnya.
Adapun lokasi korban terjepit hanya terjadi di gerbong khusus wanita.
Kecelakaan ini melibatkan kereta PLB 5568A (Commuter Line relasi Cikarang) dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi di KM 28+920 wilayah Stasiun Bekasi Timur.
Peristiwa bermula dari commuter line yang tertemper taksi listrik lalu ditabrak oleh rangkaian kereta jarak jauh di gerbong paling akhir.
*/tribun-medan.com
sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/KECELAKAAN-kecelakaan-KRL-PLB-5568A-CL-KPBCKR-oleh-PLB-4B-KA-Argo-Bromo.jpg)