Berita Viral
AKTIF Kritik Pemerintah, Kini Rocky Gerung Hadiri Pelantikan Menteri di Istana, Ini Alasannya
Pelantikan menteri di Istana Kepresidenan dihadiri oleh Rocky Gerung. Rocky Gerung terbilang sangat jarang menghadiri pelantikan di pemerintahan.
TRIBUN-MEDAN.com - Pelantikan menteri di Istana Kepresidenan dihadiri oleh Rocky Gerung. Rocky Gerung terbilang sangat jarang menghadiri pelantikan di pemerintahan.
Pengamat Politik ini tampak mengenakan batik menghadiri pelantikan pada Senin (27/4/2026).
Akademisi yang dikenal kerap melontarkan kritik tajam terhadap pemerintah itu tampak berada di antara tamu undangan saat Dudung Abdurachman dilantik sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), bersamaan dengan pengangkatan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup.
Rocky tidak menampik kehadirannya di lingkungan kekuasaan tersebut memunculkan beragam tafsir.
Namun ia menegaskan, posisinya tetap berada di luar lingkar pemerintahan.
Kehadirannya, kata dia, justru dimaksudkan sebagai representasi masyarakat sipil yang tetap kritis terhadap jalannya kekuasaan.
“Saya sebagai wakil masyarakat sipil diundang untuk menjadi penanda bahwa kabinet itu juga jadi efektif kalau ada tokoh-tokoh, termasuk mantan narapidana,” ujar Rocky.
Baca juga: CUMA Gegara Cekcok Saat Main Futsal, Pelaku Dendam dan Siram Air Keras ke Wajah Korban di Jakbar
Baca juga: Usut Korupsi Rumah Susun Rp 6,4 Milliar, Kejati Sumut Geledah Kantor Satker PKP Sumatera
Pernyataan itu sekaligus menyinggung sosok Jumhur Hidayat, yang menurut Rocky memiliki rekam jejak intelektual yang kuat meskipun pernah tersandung persoalan hukum di masa lalu.
Dalam pandangan Rocky, latar belakang tersebut tidak serta-merta meniadakan kapasitas seseorang untuk berkontribusi dalam pemerintahan.
Ia mengaku hadir pula untuk mendampingi Jumhur, figur yang telah lama dikenalnya. Rocky menilai Jumhur bukan sekadar aktivis, melainkan pemikir yang memiliki pemahaman luas di bidang perburuhan, ekonomi, hingga lingkungan.
"Jumhur itu mantan narapidana. Tapi dia seorang intelektual. Dia belajar tentang perburuhan, ekonomi, lingkungan dari ITB. Jadi karena dia saya kenal, maka saya dampingi itu,” kata Rocky.
Kehadiran Rocky di Istana dalam momentum pelantikan ini memperlihatkan dinamika baru dalam relasi antara kelompok masyarakat sipil dan pemerintah.
Di satu sisi, ia tetap mempertahankan identitasnya sebagai pengamat kritis.
Namun di sisi lain, kehadirannya juga menunjukkan adanya ruang interaksi yang lebih cair antara kekuasaan dan elemen di luar pemerintahan.
Situasi tersebut sekaligus menandai bahwa konfigurasi kabinet tidak hanya dipandang dari latar belakang politik semata, tetapi juga dari keberagaman pengalaman, termasuk mereka yang pernah mengalami persoalan hukum namun dinilai memiliki kapasitas intelektual dan kontribusi nyata.
| Gagalkan Pencurian Motor, Buruh Tewas Ditikam Berkali-kali, Nekat Sendirian Kejar Pelaku |
|
|---|
| NASIB Pilu Anggota TNI Tegur Seorang Ibu yang Maki-Maki Anaknya di Stasiun Malah Dikeroyok Massa |
|
|---|
| CERITA PILU Mimi Maisyarah Operasi Miom Malah Rahim Diangkat, Kini Laporkan RS Muhammadiyah Sumut |
|
|---|
| PILU Nur Khasanah Tewas Dibakar Suami Luka 100 Persen, Pelaku Ikut Bakar Diri, Sedang Proses Cerai |
|
|---|
| DUDUK Perkara Anggota TNI Dihajar Ramai-ramai di Terminal Depok, Berawal Ingin Lindungi Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Rockysdhehr.jpg)