Berita Viral
Diduga Taksi Masuk Rel, Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi, Begini Pengakuan Dirut
Tabrakan itu diduga berawal dari adanya taksi hijau yang berhenti di rel perlintasan kereta api tepatnya di JPL 85 Bekasi.
TRIBUN-MEDAN.com - Pemicu tabrakan kereta api jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) sekira pukul 20.55 Wib, mulai terungkap.
Tabrakan itu diduga berawal dari adanya taksi hijau yang berhenti di rel perlintasan kereta api tepatnya di JPL 85 Bekasi.
Hal ini terungkap dari sejumlah video yang beredar viral di media sosial termasuk yang disiarkan di akun Instagram TVRI Nasional
Karena ada taksi itu lah, KRL KA 5181 tak bisa menghindar dan langsung menabraknya.
Taksi yang tertemper KRL pun sempat bergerak beberapa meter setelah ditabrak.Insiden Taksi tertemper KRL tersebut juga menyebabkan gangguan pada sistem persinyalan atau gangguan operasional.
Akibatnya, KA Argo Bromo Anggrek rute Gambir-Surabaya Pasarturi tetap melaju kencang sehingga menabrak KRL yang tertahan di Stasiun Bekasi Timur.
Gerbong KA Argo Bromo menerobos masuk ke gerbong KRL di bagian belakang dan gerbong wanita.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, mengungkapkan bahwa insiden ini diduga bermula dari KRL yang menabrak taksi hijau di perlintasan.
Dia menduga insiden di perlintasan tersebut menjadi salah satu faktor yang berujung pada tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL.
“Kejadian ini dimulai dengan adanya temperan taksi hijau di JPL 85. Sehingga ini yang kami curigai itu membuat sistem perkeretaapian di daerah stasiun emplacement Bekasi Timur ini agak terganggu,” ucapnya di Stasiun Bekasi Timur.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Berdasarkan laporan yang dihimpun TribunnewsBogor.com, kabarnya ada 29 penumpang KRL yang dievakuasi akibat insiden tersebut.
7 orang tewas dan 7 masih terjebak
Hingga Selasa (28/4/2026) pagi , jumlah korban tewas kecelakaan kereta bertambah jadi tujuh orang.
Hal tersebut, disampaikan Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026) pagi.
"Update jumlah korban yang terjadi pada kecelakaan kereta tadi malam, meninggal dunia itu 7 orang, luka-luka dirawat 81 orang," katanya.
| Tanggapan Kapolsek, Viral 2 Preman Kampung Memalak Sopir di Tanjung Morawa, Minta Paksa 20 Ribu |
|
|---|
| Link Video Viral Bandar Membara di Hotel Masih Diburu, Padahal Ada Potensi Bahaya |
|
|---|
| Sosok Ketua Dewan Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Hakim Aktif di Pengadilan Negeri |
|
|---|
| PROFIL Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri |
|
|---|
| Temuan Terbaru Komnas HAM, 3 Orang Lain terkait Penyerangan Aktivis KontraS Andrie Diungkap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/KECELAKAAN-kecelakaan-KRL-PLB-5568A-CL-KPBCKR-oleh-PLB-4B-KA-Argo-Bromo.jpg)