Berita Viral

Tergiur Harga Murah, Ortu Korban Daycare Aresha Tertipu Laporan Foto, Anaknya Diikat Sejak Pagi

Nasib anak yang dititipkan di daycare Littel Aresha di Jogja. Ternyata mereka sudah diikat dari pagi hingga sore hari.

IST
DAYCARE LITTLE ARESHA: Polisi mengungkap alibi para pelaku yang sudah jadi tersangka kasus kekerasan anak di daycare Little Aresha. Pelaku mengaku ogah repot urus anak. 

TRIBUN-MEDAN.com - Nasib anak yang dititipkan di daycare Littel Aresha di Jogja.

Ternyata mereka sudah diikat dari pagi hingga sore hari.

Polisi juga mengungkap jika anak-anak dilepas dari ikatan hanya saat makan dan foto saja.

Para pengasuh akan mengirim foto kondisi terkini kepada orang tua saat ikatan dibuka.

Hal ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Rizky Adrian.

“Iya. Nanti setelah mau makan baru dipakaikan baju, difoto untuk dikirimkan dokumentasi kepada wali,” kata Kasat Reskrim, Senin (27/4/2026) seperti yang dilansir dari Kompas.com

“Iya. Paling waktu saat mandi, waktu saat makan itu dilepas,” jelas Rizky.

LUKA DI BIBIR - Foto anak yang mengalami luka di bibir akibat dugaan kekerasan di daycare bernama Little Aresha wilayah Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Korban cerita ke ibunya soal yang dialaminya selama dititipkan
LUKA DI BIBIR - Foto anak yang mengalami luka di bibir akibat dugaan kekerasan di daycare bernama Little Aresha wilayah Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Korban cerita ke ibunya soal yang dialaminya selama dititipkan (Tribunjogja.com)

Rizky menjelaskan, setiap orang tua menitipkan anaknya dengan waktu yang berbeda.

Daycare Little Aresha disebut memberikan fleksibilitas waktu bagi orang tua untuk menitipkan anak, disesuaikan dengan harga-harga paket.

“Ada yang dari pagi sampai siang, ada yang dari pagi sampai jam lima sore, itu tergantung wali muridnya,” kata dia.

Rizky Adrian juga mengatakan bahwa ketua yayasan dan kepala sekolah memerintahkan agar anak-anak diikat.

“Ketua Yayasan dan Kepala Sekolah ini selalu hadir di tiap pagi, dan mereka melihat langsung para pengasuh melakukan hal tersebut kepada anak-anak itu.

Jadi dia mengetahui dan menyuruh melakukan,” ujar Rizky, Senin (27/4/2026).

Selain itu, ajaran untuk mengikat anak juga disampaikan secara turun-temurun oleh pengasuh-pengasuh sebelumnya.

“Selain itu juga memang pengasuh menyampaikan ini juga disampaikan dari turun-temurun.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved