Berita Viral

KASUS Dugaan Penistaan Agama Jusuf Kalla Seret Ade Armando dan Abu Janda, Dicap Provokator

Penggiat media sosial Ade Armando dan Permadi Arya alias Abu Janda dilaporkan kasus provokasi terhadap video ceramah Jusuf Kalla di UGM. 

Kompas.com
DILAPORKAN - Politikus PSI, Ade Armando, dan pegiat media sosial, Permadi Arya alias Abu Janda, dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Senin (20/4/2026), atas tuduhan penghasutan dan provokasi karena diduga menjadi pihak yang memotong video ceramah Jusuf Kalla. 

TRIBUN-MEDAN.com - Penggiat media sosial Ade Armando dan Permadi Arya alias Abu Janda dilaporkan kasus provokasi terhadap video ceramah Jusuf Kalla di UGM. 

Video ceramah JK di UGM viral di media sosial. Ucapan Wakil Presiden ke 10 dan ke 12 ini dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh sejumlah organisasi. 

Jusuf Kall diduga melakukan penistaan agama dengan menyebut umat kristen juga memiliki konsep mati syahid. 

Jusuf Kalla mengkaitkan dengan peristiwa di Poso.  

Ceramah Jusuf Kalla ini diduga juga dipanas-panaskan oleh Ade Armando dan Abu Janda

Hal ini diungkap oleh pengacara bernama Paman Nurlette

Paman Nurlette melaporkan Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya. 

Diketahui, imbas dari pemotongan video itu, JK sampai menyampaikan klarifikasi terkait isi ceramahnya pada Sabtu (18/4/2026).

JK menegaskan ceramahnya itu membahas soal perdamaian. 

"Kami dari unsur masyarakat Maluku baik Muslim maupun Kristen, kami mendatangi Polda Metro Jaya untuk membuat laporan polisi tentang dugaan tindak pidana penghasutan dan provokasi yang diduga dilakukan oleh Ade Armando dan Permadi Arya melalui media sosial," katanya di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Nurlette mengatakan dampak dari potongan video ceramah JK yang diduga diedit dan disebarkan oleh Ade dan Abu Janda telah berdampak buruk terhadap hubungan dan keharmonisan masyarakat Indonesia.

Selain itu, dia juga menyebut adanya pihak tertentu yang saat ini turut menyerang sosok JK secara pribadi.

"Potongan video itu menimbulkan kegaduhan dan keonaran yang nyata di ruang publik dan masyarakat. Dan hal itu telah memantik pandangan negatif, rasa kebencian, dan permusuhan umat beragama tertentu untuk menyerang kehormatan dan martabat Bapak Jusuf Kalla," katanya.

"Bahkan, mereka ikut menyerang agama Islam, Alquran, dan Nabi Muhammad SAW," sambung Nurlette.

Baca juga: AWAL MULA Terkuaknya Guru Silat Setubuhi 11 Muridnya yang Masih Remaja, Satu Hamil dan Digugurkan

Baca juga: 36 Sineas Ikuti AKTIF Film Bootcamp di Medan, Dorong Sineas Muda Kuasai Strategi Distribusi

Dia menegaskan ketika video ceramah JK disebarkan secara utuh, maka tidak menimbulkan kegaduhan seperti saat ini.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved