Berita Viral

Sosok Nus Kei Ketua Golkar Tewas Ditikam di Bandara, Pernah Terlibat Perseteruan Maut Lawan John Kei

Nus Kei merupakan Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara.  Sebelumnya, dia dikenal sebagai tokoh Maluku yang berdomisili di Jakarta. 

|
Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/Istimewa
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, tewas setelah menjadi korban penikaman di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara di Provinsi Maluku, Minggu (19/4/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com - Tragedi penyerangan terhadap Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, di Bandara Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Minggu (19/4/2026) menghebohkan publik.

Nus Kei tewas ditikam dua orang pemuda di pintu keluar bandara.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Rositah Umasugi mengatakan, insiden itu terjadi sesaat setelah korban tiba dari Jakarta. 

“Kejadiannya itu terjadi di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun,” kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, Minggu. 

Kolase Korban Penyerangan, Nus Kei (kiri) dan terduga pelaku penyerangan sekaligus pembacokan, John Kei (kanan). Jelang persidangan, John Kei ungkap kesaksian mencengangkan pada Senin (19/10/2020). (Kolase Youtube/tvOneNews/TRIBUNJAKARTA.COM/Annas Furqon Hakim)
Kolase Korban Penyerangan, Nus Kei (kiri) dan terduga pelaku penyerangan sekaligus pembacokan, John Kei (kanan). Jelang persidangan, John Kei ungkap kesaksian mencengangkan pada Senin (19/10/2020). (Kolase Youtube/tvOneNews/TRIBUNJAKARTA.COM/Annas Furqon Hakim) (Kolase Youtube/tvOneNews/TRIBUNJAKARTA.COM/Annas Furqon Hakim)

Sosok Nus Kei 

Agrapinus Rumatora atau Nus Kei kini menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara. 

Sebelumnya, dia dikenal sebagai salah satu tokoh Maluku yang berdomisili di Jakarta. 

Nama Nus Kei memiliki keterkaitan dengan John Kei, yang dikenal sebagai pemimpin kelompok preman. Ia merupakan paman kandung dari John Kei.

Keduanya berasal dari etnik Kei, kelompok masyarakat yang mendiami wilayah Kepulauan Kei.

Komunitas ini tersebar di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual dengan jumlah penduduk sekitar 219.000 jiwa pada 2022. 

Meski punya hubungan darah antara paman dan keponakan, keduanya terlibat perselisihan besar yang merenggut nyawa.

Bentrok terjadi di Tangerang pada 2020 dan Bekasi pada 2023.

Pada Juni 2020, anak buah John Kei menyerang kelompok Nus Kei di Kosambi, Cengkareng. Selain itu, mereka merusak rumah Nus Kei di Green Lake City, Tangerang. Satu anak buah Nus Kei tewas dalam insiden tersebut.

Bentrok juga terjadi pada 2023 di Bekasi, yang dipicu dendam lama dan masalah di Maluku Tenggara. Seorang anggota kelompok Nus Kei tewas tertembak di kepala.

Kabar yang beredar, konflik antara John Kei dan Nus Kei bermotif masalah pribadi terkait pembagian hasil penjualan tanah yang digunakan untuk RSUD Haulussy di Ambon, Maluku.

Konflik konon dipicu ketidakpuasan terkait pembagian uang hasil penjualan tanah, yang berlanjut menjadi saling ancam.

Baca juga: KRONOLOGI Camat Tipu Warga Rp25 Juta, Pelaku Kini Pensiun, Korban Cari Keadilan

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved