Berita Nasional
Potensi Mandeknya Negosiasi Damai Putaran Kedua, Pantas Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
Teheran dikabarkan belum menyetujui rencana putaran kedua negosiasi dengan Washington karena menilai tuntutan
Penerbangan internasional kini disebut bisa melintasi Iran melalui bagian timur negara tersebut.
Akan tetapi, dua isu utama dalam pembicaraan damai masih belum menemukan kejelasan, yakni stok uranium Iran yang telah diperkaya hingga mendekati tingkat senjata nuklir, serta masa depan Selat Hormuz.
Dalam percakapan telepon dengan AFP pada Jumat, Trump menyatakan, “Kita sangat dekat dengan kesepakatan”.
Ia juga menambahkan, tidak ada lagi poin yang menjadi kendala dalam negosiasi dengan Teheran.
Pada hari yang sama, dalam acara di Arizona, Trump mengeklaim bahwa Iran setuju menyerahkan sekitar 440 kilogram uranium yang diperkaya hingga 60 persen.
Jumlah itu disebut mendekati kebutuhan untuk membuat sebuah bom.
“Kita akan mendapatkannya dengan masuk bersama Iran, dengan banyak ekskavator,” kata Trump.
Namun, pernyataan itu langsung dibantah Iran.
Beberapa jam sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan stok uranium mereka tidak akan dipindahkan ke mana pun.
Cadangan uranium itu diperkirakan terkubur jauh di bawah reruntuhan akibat pemboman AS dalam perang 12 hari pada Juni lalu.
“Uranium yang diperkaya Iran tidak akan dipindahkan ke mana pun,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, kepada stasiun tv pemerintah.
“Pemindahan uranium yang diperkaya Iran ke AS tidak pernah dibahas dalam negosiasi,” ujar Baqaei.
Sementara itu, warga Iran masih menghadapi keterputusan dari internet internasional.
Lembaga pemantau internet pada Sabtu menyatakan, pemadaman yang diberlakukan sejak awal perang telah memasuki hari ke-50.
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Harga BBM Nonsubsidi Naik Dratis Sejak April 2026, Menteri ESDM Bahlil: Stok Kita Aman |
|
|---|
| Dituduh Menista Agama, Jusuf Kalla: Saya Bicara di Kalangan Islam |
|
|---|
| 3 Kriteria Menteri yang Diprediksi Didepak Prabowo, Isu Reshuffle Kabinet Kembali Mencuat |
|
|---|
| Resmi! 18 April 2026 BBM Naik Gila-gilaan, Pertamax Turbo Tembus Rp 19.400 |
|
|---|
| Harta Kekayaan Hery Susanto, Ketua Ombudsman Tersingkat dalam Sejarah Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/perundingan-Iran-dan-AS.jpg)