Berita Nasional
Dituduh Menista Agama, Jusuf Kalla: Saya Bicara di Kalangan Islam
JK menegaskan bahwa pernyataannya tidak bermaksud menyinggung atau menistakan ajaran agama mana pun.
TRIBUN-MEDAN.com - Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla akhirnya buka suara terkait ceramahnya yang viral dan menuai polemik di publik.
Dalam jumpa pers di kediamannya di Jakarta Selatan, JK menegaskan bahwa pernyataannya tidak bermaksud menyinggung atau menistakan ajaran agama mana pun.
“Saya tidak bicara tentang dogma agama, saya tidak bicara tentang ideologi agama, tidak,” tegas JK.
Ia menjelaskan, konteks ceramah tersebut merujuk pada konflik komunal yang pernah terjadi di Ambon dan Poso, dua wilayah yang pernah dilanda kekerasan berlatar belakang SARA antara umat Islam dan Kristen.
Menurut JK, konflik tersebut justru menunjukkan pelanggaran terhadap ajaran agama oleh pihak-pihak yang terlibat.
JK menjelaskan, pernyataannya dalam ceramah itu bertujuan mengkritik cara pandang sebagian pihak yang membenarkan kekerasan atas nama agama.
"Tentang kenapa mereka saling membunuh? Kenapa mereka saling membunuh? Ada enggak (ajaran) Islam dan Kristen? Tidak ada. Jadi mereka semua melanggar ajaran agama," jelasnya.
Ia menuturkan, dalam ceramah tersebut dirinya berbicara di hadapan kalangan Muslim, sehingga menyinggung cara pandang yang berkembang di kedua kelompok.
"Artinya karena saya bicara di kalangan Islam, sehingga saya katakan semua pihak, jadi artinya Islam dan Kristen juga berpikir begitu," tutur JK.
JK kembali menegaskan bahwa ucapannya tidak ditujukan untuk menggeneralisasi ajaran agama tertentu. Ia hanya menggambarkan realitas pemahaman sebagian pihak dalam konflik.
Sebagai informasi, video ceramah JK disampaikan di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tanggal 5 Maret 2026.
Jokowi jadi Presiden karena Saya
Jusuf Kalla mengklaim dirinya punya peran besar dalam karier politik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
JK mengaku, dirinya yang membawa Jokowi dari Solo ke Jakarta hingga menjadi Presiden RI.
"Apa kurangnya saya coba? Saya yang bawa ke Jakarta. Kasih tahu semua itu, termul-termul itu. Jokowi jadi presiden karena saya," kata JK dalam jumpa pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).
Termul adalah singkatan dari Ternak Mulyono, sebuah istilah gaul politik yang sering digunakan di media sosial Indonesia sebagai sindiran atau kritik terhadap pendukung atau loyalis Jokowi.
JK sekali lagi menegaskan, jika dirinya punya banyak peran dalam membantu Jokowi menjajaki karier politik dari Solo hingga ke Jakarta. "Siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya yang bawa ke Jakarta dari Solo, untuk jadi gubernur. Saya yang bawa,"ucapnya kembali.
| 3 Kriteria Menteri yang Diprediksi Didepak Prabowo, Isu Reshuffle Kabinet Kembali Mencuat |
|
|---|
| Resmi! 18 April 2026 BBM Naik Gila-gilaan, Pertamax Turbo Tembus Rp 19.400 |
|
|---|
| Harta Kekayaan Hery Susanto, Ketua Ombudsman Tersingkat dalam Sejarah Indonesia |
|
|---|
| 2 Kali Perayaan Ultah Seskab Teddy di Luar Negeri, Yordania lalu di Paris Bareng Presiden Prabowo |
|
|---|
| Usai Bahlil Ngaku Dapat Minyak dari Rusia, Dubes Pastikan Tak Ada Diskon: Harga Bisa Lebih Tinggi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Jusuf-Kalla-ketua-PMI-1.jpg)