Breaking News

Kasus Ijazah Jokowi

Dapat SP3, Rismon Sianipar Kini Kuliti Roy Suryo: Itu Pembohongan Publik yang Terus Diulang

Padahal, menurut Rismon, Roy Suryo tidak pernah mempelajari mata kuliah yang berkaitan dengan penelitian forensik digital

TRIBUN MEDAN
BUKU JOKOWI - Rismon Sianipar secara terbuka menyebut bahwa pakar telematika Roy Suryo hanya menulis sekitar 50 halaman dari total keseluruhan buku yang mencapai kurang lebih 700 halaman. 

TRIBUN-MEDAN.com - Polda Metro Jaya menghentikan penyidikan tersangka Rismon Sianipar dalam kasus tudigan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Polisi sudah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) usai Rismon Sianipar berdamai dengan Jokowi.

"Penyidik telah menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan terhadap Rismon Sianipar pada 14 April 2026," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanudin dalam konferensi pers, Jumat (17/4/2026).

Iman mengatakan penghentikan penyidikan terhadap Rismon Sianipar tidak menggugurkan status tersangka lainnya di persidangan.

Baca juga: Resmi! 18 April 2026 BBM Naik Gila-gilaan, Pertamax Turbo Tembus Rp 19.400

Menurut dia, Rismon sudah menemui Jokowi di kediamannya, Solo pada 1 April 2026. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi telah memaafkan Rismon yang sudah menuduh ijazahnya palsu. 

Kemudian Rismon juga bertemu pelapor lainnya di Polda Metro Jaya. Mereka telah menerima permintaan maaf Rismon Sianipar

"Saat ini telah terjadi kesepakatan perdamaian tersangka dan pelapor melalui restorative justice," kata dia.

Rismon Kuliti Roy Suryo

Rismon Sianipar mulai membongkar bobrok Roy Suryo termasuk menanggapi klaim bahwa ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) 99,9 persen palsu.

Rismon lantas menyinggung latar belakang Roy Suryo yang selama ini mengaku sebagai seorang peneliti.

Padahal, menurut Rismon, Roy Suryo tidak pernah mempelajari mata kuliah yang berkaitan dengan penelitian forensik digital untuk digunakan meneliti keaslian ijazah Jokowi.

DISEBUT PENGECUT - Pakar telematika, Roy Suryo dan ahli digital forensik, Rismon Sianipar. Kubu Roy Suryo ejek Rismon pengecut usai ijazahnya Dilaporkan Palsu.
DISEBUT PENGECUT - Pakar telematika, Roy Suryo dan ahli digital forensik, Rismon Sianipar. Kubu Roy Suryo ejek Rismon pengecut usai ijazahnya Dilaporkan Palsu. (TRIBUN MEDAN/Tribunnews.com/Kolase)

Baca juga: Polda Sumut Enggan Ungkap Identitas Oknum Polisi Pamer Senjata Pukuli Warga di Medan Timur

"Artinya gini, kalian mau enggak ada orang yang mengaku, mengklaim, mengetahui, menjadi pakar di bidang sesuatu, tapi sebenarnya dia satu mata kuliah pun tentang itu dia tidak pernah menempuh."

"Nanti ada lagi orang semacam dia buat keributan-keributan lain. Media mungkin senang, tapi apakah ini senang untuk negara kita?"

"Ya, jadi bukan melawan, tetapi saya akan membantu pihak kejaksaan untuk menelanjangi siapa sebenarnya Roy Suryo itu. Ya, jadi sebenarnya tanpa saya pun gampang, tanpa saya," kata Rismon dalam keterangannya di Jakarta, dilansir Kompas TV, Jumat (17/4/2026).

Roy Suryo memiliki latar belakang pendidikan dari Universitas Gadjah Mada, tepatnya Prodi Ilmu Komunikasi.  Di UGM, Prodi Ilmu Komunikasi masuk dalam Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL).

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved