Berita Viral

UPDATE Uang Rp28 Miliar Milik Umat Paroki Aek Nabara yang Hilang, Waka BP BUMN Sampaikan Kabar Baik

Bagi jemaat Paroki Aek Nabara, dana Rp28 miliar bukan sekadar simpanan. Itu adalah simbol harapan kolektif: biaya sekolah anak, modal usaha.

Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/YOUTUBE/ISTIMEWA
Sr Natalia Situmorang KYM, bendahara Paroki Aek Nabara, bersama Ketua CU Paroki Aek Nabara Manotar Marbun, datang menghadap Wakil Kepala Badan Pengelola BUMN, Aminuddin Ma’ruf, Kamis (16/4/2026). Keduanya didampingi tim hukum dari Gani Djemaat serta Ketua Umum PP Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma. Mereka membawa jeritan hati umat yang selama ini tak terdengar. (Tangkapan Layar Youtube/CURHAT BANG Denny Sumargo/Istimewa) 

Ringkasan Berita:Dana Umat Paroki Aek Nabara Hilang:
  • Ribuan jemaat menanti kepastian
  • Bank BUMN diminta bertanggung jawab
  • Sr Natalia Situmorang KYM, bendahara Paroki Aek Nabara, bersama Ketua CU Manotar Marbun, mendatangi Wakil Kepala Badan Pengelola BUMN, Aminuddin Ma’ruf, di Jakarta
  • Gus Aminuddin Ma'ruf, Wakil Kepala BP BUMN, menyampaikan, kalau bank BUMN siap bertanggung jawab mengganti dana umat yang hilang

 

TRIBUN-MEDAN.COM – Gelombang keresahan umat Katolik Paroki Aek Nabara, Labuhanbatu, Sumatera Utara, kian menguat setelah terungkap dugaan penggelapan dana sebesar Rp28 miliar oleh oknum mantan kepala Kantor Kas Bank BUMN Unit Aek Nabara, cabang Rantauprapat.

Dana yang dikumpulkan melalui CU Paroki Aek Nabara itu sejatinya adalah hasil jerih payah ribuan keluarga sederhana: petani, buruh, dan pedagang kecil yang menabung demi masa depan anak-anak mereka.

Pada Kamis (16/4/2026), Sr Natalia Situmorang KYM, bendahara Paroki Aek Nabara, bersama Ketua CU Manotar Marbun, mendatangi Wakil Kepala Badan Pengelola BUMN, Aminuddin Ma’ruf.

Didampingi tim hukum Gani Djemaat dan Ketua Umum PP Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma, mereka membawa laporan sekaligus jeritan hati umat yang selama ini tak terdengar.

Sr Natalia menegaskan bahwa kasus ini bukan sekadar angka.

“Ini tentang masa depan anak-anak yang ingin sekolah, tentang usaha kecil yang ingin tumbuh, tentang kepercayaan yang kini dilukai,” ujarnya dengan linang air mata.

SUSTER NATALIA DAN WAKIL KEPALA BP BUMN
Sr Natalia Situmorang KYM, bendahara Paroki Aek Nabara, bersama Ketua CU Paroki Aek Nabara Manotar Marbun, datang menghadap Wakil Kepala Badan Pengelola BUMN, Aminuddin Ma’ruf, Kamis (16/4/2026). Keduanya didampingi tim hukum dari Gani Djemaat serta Ketua Umum PP Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma. Mereka membawa jeritan hati umat yang selama ini tak terdengar. (Tribun-Medan.com/Istimewa)

Hilangnya dana ini membuat ribuan keluarga berada dalam ketidakpastian. 

Ia pun menuntut agar negara hadir dan Bank BUMN bertanggung jawab penuh atas dana yang raib.

Wakil Kepala Badan Pengelola BUMN, Aminuddin Ma’ruf, merespons dengan empati. 

Ia menyatakan memahami penderitaan umat dan berjanji membuka kemungkinan turun langsung ke Sumatera Utara untuk mengoordinasikan penyelesaian kasus.

“Keadilan tidak boleh ditunda,” tegasnya.

Selanjutnya, pada pada pukul 01.57 dini hari, Sabtu (18/4/2026), Tribun-medan.com melihat status WhatsApp Ketua Umum PP Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma, menginformasikan jika perjuangan Sr Natalia Situmorang KYM dan umat Aek Nabara ini sudah menunjukkan titik terang.

"Puji Tuhan, perjuangan Sr Natalia dan umat Aek Nabara menunjukkan titik terang. Baru saja diinfo dan ditelepon oleh Gus Aminuddin Ma'ruf, Wakil Kepala BP BUMN, kalau BNI siap bertanggung jawab mengganti dana umat yang hilang. Secara administrasi akan berproses dan dilakukan verifikasi. Kita kawal dua bulan ke depan. Perjuangan dan dukungan yang luar biasa dari semua pihak. Tuhan memberkati," tulis Stefanus Asat Gusma, dalam status WhatsApp-nya pada pukul 01.57 dini hari, Sabtu (18/4/2026).

Baca juga: Gelapkan Uang Gereja Katolik Rp 28 Miliar, Mantan Pejabat Bank Aek Nabara Ditangkap

Baca juga: Polda Sumut Ajukan Sita Aset Eks Pejabat Bank yang Gelapkan Uang Umat Aek Nabara Rp28 M

SUSTER NATALIA DAN DENNY SUMARGO
Sr Natalia Situmorang KYM, bendahara Paroki Aek Nabara, bersama Ketua CU Paroki Aek Nabara Manotar Marbun, datang ke podcast Denny Sumargo, Jumat (17/4/2026). Keduanya didampingi tim hukum dari Gani Djemaat. Mereka membawa jeritan hati umat yang selama ini tak terdengar. (Tangkapan Layar Youtube/CURHAT BANG Denny Sumargo)

Modus Penggelapan: Investasi Fiktif

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved