Berita Nasional
Usai Bahlil Ngaku Dapat Minyak dari Rusia, Dubes Pastikan Tak Ada Diskon: Harga Bisa Lebih Tinggi
Sergei Gennadievich Tolchenov menegaskan tidak ada istilah diskon dalam bisnis minyak yang diterapkan Rusia dalam waktu dekat.
"Kita ingin semua ini betul-betul memberi kepastian bagi ketahanan energi nasional," ucapnya.
Di tengah kondisi global yang dinamis, ketahanan energi menjadi isu krusial. Gangguan pasokan akibat konflik geopolitik, perubahan kebijakan produksi, hingga fluktuasi harga dapat berdampak langsung pada perekonomian suatu negara.
Peluang Pengembangan Sektor Energi Lain
Selain pasokan minyak dan LPG, Indonesia juga membuka peluang kerja sama di sektor energi lainnya bersama Rusia.
Beberapa bidang yang dijajaki antara lain pengembangan fasilitas penyimpanan (storage) minyak mentah, pasokan energi jangka panjang, hingga teknologi nuklir.
Storage dalam konteks energi merujuk pada fasilitas penyimpanan cadangan energi, yang berfungsi menjaga stabilitas pasokan ketika terjadi gangguan distribusi.
Selain itu, kerja sama di bidang nuklir juga mulai dipertimbangkan, khususnya untuk pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Teknologi ini dikenal mampu menghasilkan energi dalam jumlah besar dengan emisi karbon yang relatif rendah.
Rusia Siap Dukung Indonesia
Dari pihak Rusia, Menteri Energi Sergey Tsivilev menyampaikan komitmen negaranya untuk mendukung kebutuhan energi Indonesia.
Ia menegaskan bahwa Rusia siap menjadi mitra strategis dalam berbagai sektor energi, termasuk minyak, gas, dan kelistrikan.
"Sebagai mitra strategis, kami siap berkolaborasi terutama dalam penyediaan minyak dan gas, penyimpanan, maupun kelistrikan dalam hal ini pembangkit listrik tenaga nuklir," jelas Sergey Tsivilev.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa Rusia tidak hanya menawarkan pasokan energi, tetapi juga transfer teknologi dan pengembangan infrastruktur.
Artikel ini telah tayang di kompas.com
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Modus Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditangkap Kejagung, Diduga Terima Rp 1,5 M saat Jabat Komisioner |
|
|---|
| Perkiraan Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Intip Honor per Bulannya |
|
|---|
| Niat Prabowo Ingin Fokuskan MBG untuk Anak Kurang Gizi, Sebut Keluarga Mampu Tak Akan Dapat |
|
|---|
| Nasib 16 Mahasiswa Terseret Kasus Dugaan Pelecehan, Sanksi Kampus hingga Ada Ancaman Pidana |
|
|---|
| Jawaban Kepala BGN soal Kaos Kaki MBG Rp 100 Ribu, Dadan: Bukan Pengadaan, Tapi Program SIPPI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bahlil-rusia-tribunmedan.jpg)