Berita Nasional
Usai Bahlil Ngaku Dapat Minyak dari Rusia, Dubes Pastikan Tak Ada Diskon: Harga Bisa Lebih Tinggi
Sergei Gennadievich Tolchenov menegaskan tidak ada istilah diskon dalam bisnis minyak yang diterapkan Rusia dalam waktu dekat.
Kini ada banyak negara yang menginginkan harga diskon untuk mendapatkan minyak dari Rusia.
Sergei menyebutnya sebagai "harga kawan".
Namun dia menegaskan, secara resmi pemerintah Rusia tidak menjual minyak.
Sistem kerja sama energi di bidang minyak disebut murni berjalan secara business to business (B2B) dari perusahaan di Rusia ke perusahaan milik negara pengimpor.
Sebab itu, dia menegaskan tak ada "harga kawan" dalam dunia bisnis.
"Ini adalah ekonomi pasar, tidak ada teman dalam bisnis," pungkas Sergei.
Adapun terkait kesiapan Rusia menjual minyak ke Indonesia, Sergei memastikan negaranya memberikan lampu hijau.
Presiden Rusia, Vladimir Putin disebut telah memberikan penekanan agar perusahaan minyak Rusia siap memberikan pelayanan bagi negara yang hendak membeli minyak mereka.
Tak terkecuali untuk negara-negara barat seperti Eropa dan negara sahabat lainnya.
"Jika mereka serius, jika mereka ingin memiliki kontrak jangka panjang dan membeli minyak usia, bahkan untuk mereka (negara barat) pun kami siap menyediakan.
Itu bukan masalah, kami adalah pemasok sumber daya yang sangat bertanggung jawab dan berkelanjutan," ucapnya.
Fokus pada Ketahanan Energi Nasional
Salah satu tujuan utama dari kerja sama ini adalah memperkuat ketahanan energi nasional.
Ketahanan energi merupakan kondisi di mana suatu negara mampu memenuhi kebutuhan energinya secara cukup, stabil, dan berkelanjutan.
Dalam praktiknya, hal ini mencakup ketersediaan sumber energi, distribusi yang lancar, serta harga yang terjangkau.
Bahlil menegaskan bahwa seluruh langkah yang diambil pemerintah diarahkan untuk mencapai tujuan tersebut.
| Modus Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditangkap Kejagung, Diduga Terima Rp 1,5 M saat Jabat Komisioner |
|
|---|
| Perkiraan Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Intip Honor per Bulannya |
|
|---|
| Niat Prabowo Ingin Fokuskan MBG untuk Anak Kurang Gizi, Sebut Keluarga Mampu Tak Akan Dapat |
|
|---|
| Nasib 16 Mahasiswa Terseret Kasus Dugaan Pelecehan, Sanksi Kampus hingga Ada Ancaman Pidana |
|
|---|
| Jawaban Kepala BGN soal Kaos Kaki MBG Rp 100 Ribu, Dadan: Bukan Pengadaan, Tapi Program SIPPI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bahlil-rusia-tribunmedan.jpg)