Berita Internasional
AS Tegaskan Gempur Iran Lagi Jika Tolak Ajakan Damai, Ancam Blokade dan Bom Infrastruktur Energi
Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, menegaskan pasukan militer AS siap kembali melakukan operasi tempur
Komando Pusat AS (CENTCOM) pada Selasa juga mengatakan kalau 24 jam pertama blokade telah berhasil.
Namun, analis militer memperkirakan kalau kapal perang dan jet AS "menjadi sasaran empuk dalam jangkauan drone dan rudal Iran."
Hari ini, Presiden AS Donald Trump, dalam sebuah wawancara dengan Fox News, mengatakan bahwa perang di Iran "sangat dekat" dengan berakhir.
Namun, ia kemudian mengubah pernyataannya dan mengatakan bahwa AS selalu dapat berbalik dan melanjutkan operasinya jika diperlukan.
"Jika saya menarik diri sekarang, mereka akan membutuhkan waktu 20 tahun untuk membangun kembali negara mereka, dan kita belum selesai," kata Trump.
"Kita lihat saja apa yang terjadi. Saya pikir mereka sangat ingin membuat kesepakatan," katanya.
Artikel sudah tayang di Tribunnews.com
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Nasib Ratusan WNI di Iran dan Lebanon Masih Bertahan, Ada Mahasiswa dan Pekerja Migran |
|
|---|
| Niat Cari Lokasi, Suami Malah Temukan Perselingkuhan Istri di Google Maps dan Akhirnya Pilih Cerai |
|
|---|
| Donald Trump Kirim Ribuan Pasukan Tambahan, Gencatan Senjata AS dan Iran Berakhir? |
|
|---|
| Sebanyak 50 Anggota Parlemen Setuju Presiden AS Trump Dilengserkan, Begini Reaksi Gedung Putih |
|
|---|
| Istri Sebut Pembunuhan Suami sebagai Kasus Perampokan, Ternyata Hasil Rekayasa dengan Selingkuhan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/AS-SERANG-IRAN-Presiden-AS-Donald-Trump-dan-konflik-Iran-vs-Israel.jpg)