Berita Internasional
Donald Trump Kirim Ribuan Pasukan Tambahan, Gencatan Senjata AS dan Iran Berakhir?
Menurut laporan Washington Post, sekitar 6.000 pasukan tambahan AS di atas kapal USS George HW Bush dan 4.200 anggota Boxer
Untuk memburu ancaman di perairan dalam, militer AS mengandalkan Kendaraan Bawah Air Tanpa Awak (UUV) seperti Mk 18 Mod 2 Kingfish.
Robot otonom berbentuk torpedo ini memetakan dasar laut menggunakan sonar pemindaian samping canggih, mendeteksi anomali bahan peledak tersembunyi di perairan keruh.
Pemindaian area operasional yang sangat luas menghasilkan sejumlah besar data akustik mentah.
Analis Angkatan Laut menggunakan algoritma kecerdasan buatan untuk memproses citra sonar ini secara instan, dengan cepat membedakan antara puing-puing yang tenggelam-tidak berbahaya dan bahan peledak yang sangat mematikan.
Setelah drone menentukan lokasi target, operator mengerahkan alat penetralisir sekali pakai, SeaFox.
Robot berpemandu serat optik seharga $ 100.000 ini berenang langsung ke ranjau musuh dan meledakkan muatan peledak, menghancurkan dirinya sendiri dan ancaman bawah laut dengan aman.
Untuk operasi pembersihan ranjau skala besar, Angkatan Laut AS mengerahkan kapal penanggulangan ranjau kelas Avenger yang khusus.
Kapal-kapal unik ini dibangun sepenuhnya dari kayu dan fiberglass untuk sepenuhnya menghindari pemicuan ranjau magnetik dan akustik yang sangat sensitif.
Secara historis, pembersihan ranjau laut membutuhkan penyelam penjinak bahan peledak yang terlatih untuk melucuti perangkat secara manual.
Dengan beralih ke kapal selam robot dan penetralisir jarak jauh, militer AS sepenuhnya menghilangkan pelaut manusia dari radius ledakan yang mematikan.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Istri Sebut Pembunuhan Suami sebagai Kasus Perampokan, Ternyata Hasil Rekayasa dengan Selingkuhan |
|
|---|
| Viral Remaja Ditikam hingga Tewas di Pesta Pernikahan seusai Terjadi Perdebatan tentang Musik DJ |
|
|---|
| Usai Gagal Negosiasi, Presiden AS Donald Trump Minta Iran Tak Kembangkan Nuklir |
|
|---|
| Padahal AS Sudah Lakukan Blokade Terhadap Selat Hormuz, Kapal Tanker China Masih Bisa Melintas |
|
|---|
| Gadis 19 Tahun Nyaris Tewas Ditikam Mantan Kekasih, Awalnya Ingin Bertemu untuk Perbaiki Hubungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kapal-serbu-amerika-tribunmedan.jpg)