Berita Internasional

Padahal AS Sudah Lakukan Blokade Terhadap Selat Hormuz, Kapal Tanker China Masih Bisa Melintas

Ini merupakan pelayaran perdana yang terdeteksi sejak militer AS resmi memberlakukan blokade maritim terhadap Iran.

TRIBUN MEDAN/X @ChinaNow24
Pemerintah China mengklaim menjadi satu-satunya negara yang kapal-kapalnya diizinkan Iran untuk melewati Selat Hormuz yang ditutup Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) sejak 28 Februari 2026. Hal itu sebagai ungkapan terima kasih atas sikap mendukung Beijing terhadap Teheran selama perang. cuit akun X @ChinaNow24,Rabu (4/3/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com - Iran tidak kehabisan akal ketika Amerika Serikat (AS) memberlakukan blokade di Selat Hormuz.

Blokade yang dilakukan pemerintahan Donald Trump itu dianggap tidak berpengaruh terhadap lalu lintas perdagangan Iran.

Bahkan, dikabarkan minyak dari Iran tetap sampai ke China.

Menteri Dalam Negeri Iran Eskandar Momeni mengatakan Iran tidak akan terpengaruh oleh blokade yang dilakukan AS di Selat Hormuz.

Dia menyebut, Iran memiliki lebih dari 8.000 kilometer perbatasan darat dan laut yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan perdagangan.

Dikutip dari Al Jazeera, Selasa (14/4/2026), Momeni menginstruksikan para pejabat di provinsi-provinsi perbatasan Iran untuk memfasilitasi impor barang-barang penting guna menetralisir ancaman blokade angkatan laut AS.

Seperti diketahui, AS mulai memblokade Selat Hormuz pada Senin (13/4/2026), untuk memberikan tekanan ekonomi tambahan pada Iran dengan memutus salah satu sumber pendapatan yang tersisa.

Para analis menilai, blokade ini dapat menimbulkan kerusakan dampak pada ekonomi Iran.

Sebab, sebagian besar ekspor minyak dan gas Iran dilakukan melalui pelabuhan dan melewati selat tersebut.

Selat Hormuz dilewati oleh 20 persen pasokan minyak dan gas dunia pada masa damai.

Saat perang Iran pecah pada 28 Februari 2026, Teheran langsung menutup aksesnya.

Keputusan ini justru membuat ekspor Iran melalui selat tersebut meningkat pada Maret dan awal April.

Karena hanya kapal mereka dan beberapa negara sahabat yang boleh melewatinya.

Namun, dengan adanya militer AS yang memblokade pelabuhan Iran dan Selat Hormuz, kemampuan Teheran untuk mengekspor minyak mentah terkena dampak langsung.

Selain minyak, blokade AS terhadap pelabuhan Iran juga dapat berdampak pada perdagangan barang-barang lain milik Teheran.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved