Berita Viral
ISI Surat Pemuda Akhiri Hidup di Sungai Musi, Keluarga Lacak GPS HP Korban, Mulai Hotel ke Jembatan
Berikut ini isi wasiat pemuda MHF (20) setelah mengakhiri hidup di Sungai Musi, Sabtu (11/4/2026).
TRIBUN-MEDAN.com - Berikut ini isi wasiat pemuda MHF (20) setelah mengakhiri hidup di Sungai Musi, Sabtu (11/4/2026).
Keluarga menjelaskan MHF sempat pamit ingin mengerjakan tugas kuliah, Kamis (9/4/2026).
Korban sempat mengatakan akan pulang pada malam hari, namun hingga larut malam tak ada respon ketika keluarga menghubungi.
Hal itu disampaikan Rama Widianita (30) kakak kandung korban kepada polisi di Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan, Rama mengatakan adiknya itu pamit pergi dari rumah sekitar pukul 12.30 WIB.
"Siang sekitar jam setengah satu pergi keluar, katanya mau kerjakan tugas kuliah terus pulang malam. Tapi sampai malam tidak ada kabar dan dihubungi tak ada jawaban," ujar Rama kepada anggota Satpolairud.
Baca juga: Rumah Preman Sekaligus Bandar Narkoba Dibakar Massa, Polisi dan Pemda Bergerak Cepat Redam Gejolak
Baca juga: Duduk Perkara Warga Dituduh Mencuri hingga Bersumpah Sambil Injak Kitab Suci, Kini Diamankan Polisi
Merasa khawatir, akhirnya keluarga melacak keberadaan MHF lewat GPS handphone-nya, dan diketahui berada di Hotel The Zuri Transmart.
Lalu pagi keesokan harinya Rama bersama sang ibu membuat laporan ke Polsek Sukarami dan meminta pendampingan petugas untuk memeriksa kamar hotel tempat MHF menginap.
Ternyata MHF tidak ada di dalam kamar tersebut, hanya tersisa barang yang dibawa termasuk handphone hingga karcis masuk parkir juga masih ada di dalam kamar.
Motor korban pun masih ada di area parkir ketika keluarga datang.
Setelah dibuka handphone-nya ada riwayat pemesanan ojek online yang dilakukan dengan titik tujuan ke Jembatan Ampera.
"Sekitar jam 17.14 dia keluar dari hotel lalu di handphone ada riwayat pesan ojol ke jembatan Ampera," katanya.
Baca juga: Menpar Widiyanti Gelagapan Ditanya Data Anggaran oleh DPR, Tak Tahu Kejelasan Program Rp5,7 Miliar
Baca juga: Kantor Pemenang Tender Motor Listrik BGN Dijaga Ketat, Sampai Ada Apel Polisi
Tidak hanya itu, ia juga menemukan secarik kertas tulisan tangan yang dibuat oleh korban seolah dalam kondisi penuh penyesalan.
Tolong telp ortu saya 0812********
Kasih HP saya ke orang tua saya, tanya passw ke pacar saya, mak aba baca catatan di HP aku
Maaf mak aba
Aku bodoh
Aku izin pergi duluan mak aba.
| Rumah Preman Sekaligus Bandar Narkoba Dibakar Massa, Polisi dan Pemda Bergerak Cepat Redam Gejolak |
|
|---|
| Duduk Perkara Warga Dituduh Mencuri hingga Bersumpah Sambil Injak Kitab Suci, Kini Diamankan Polisi |
|
|---|
| TERKUAK Identitas Tulang Belulang di Rumah Kosong, Warga Ungkap Bukan Pemilik Rumah |
|
|---|
| Menpar Widiyanti Gelagapan Ditanya Data Anggaran oleh DPR, Tak Tahu Kejelasan Program Rp5,7 Miliar |
|
|---|
| Wagub Kalbar Malah Tantang KDM, Siap Cium Lutut jika Bisa Perbaiki Jalan dengan APBD Rp6 Triliun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/TEWAS-Seorang-pria-paruh-baya-yang-tidak.jpg)