Berita Viral

Kronologi Balita Di Indramayu Terlindas Mobil MBG, Pengelola SPPG Beberkan Faktanya

Farid menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya sesuai dengan kejadian sebenarnya.

Kompas.com
TABRAK BALITA - Mobil pengangkut MBG yang diduga melindas balita 3 tahun saat diamankan di Polsek Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jumat (10/4/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com - Simak kronologi seorang balita di Indramayu berinisial AZH dilaporkan terlindas mobil Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Ponpes Salaf Annur, KH Farid Ashr Wadahr, akhirnya memberikan penjelasan langsung terkait insiden tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi di halaman Yayasan MI Al Itihad, Desa Dukuh Jati, Kecamatan Krangkeng, pada Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Video yang beredar sebelumnya menarasikan adanya balita berusia tiga tahun yang terlindas kendaraan.

Baca juga: HASIL Liga Spanyol - Real Madrid Gagal Menang Pekan ke-31, Roket Dibalas Oleh Roket Oleh Girona

Namun, Farid menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya sesuai dengan kejadian sebenarnya.

Ia memastikan bahwa balita berinisial AZH dalam kondisi baik tanpa luka.

“Ini sekaligus klarifikasi yang di media sosial ya, jadi kejadiannya ada anak kecil, anak kecil itu biasa guyonan (bercanda/bermain), dan anak kecil itu sampai main di belakang ban mobil,” ucapnya.

Sopir Tak Menyadari, Kepanikan Terjadi

Farid menjelaskan, posisi balita yang berada di belakang roda kendaraan tidak diketahui oleh sopir. Saat itu, kendaraan tengah bersiap meninggalkan lokasi setelah mengambil ompreng bekas dari sekolah.

“Itu sebenarnya (balita) ada di belakang ban. Sopir itu kemudian berangkat, karena enggak tahu, jadi enggak terlindas, enggak apa,” kata Farid.

Baca juga: Terungkap Penyebab Ledakan, Siswa Tewas saat Ujian Praktik Senapan di Sekolah, Penjelasan Polisi

Namun situasi mendadak berubah ketika warga sekitar panik dan berteriak, menyebut adanya balita yang terlindas.

Kepanikan memuncak saat seorang perempuan yang masih kerabat korban berteriak histeris momen inilah yang kemudian terekam dan viral di media sosial.

Pemeriksaan Medis Pastikan Kondisi Aman

Untuk memastikan kondisi korban, balita tersebut segera dibawa ke RS Pertamina Klayan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan disaksikan oleh berbagai pihak, termasuk tenaga medis, aparat kepolisian, hingga pemerintah setempat.

“Kemudian dicek sampai ke rumah sakit, sampai dokter, sampai ada aparat kepolisian, sampai ada camat juga, menyaksikan semua, ternyata kondisi anaknya tidak ada yang patah, enggak ada yang luka, enggak ada yang apa, anaknya juga masih sehat,” jelas Farid.

Baca juga: Polres Langkat Tegaskan Kasus Viral Ditangani Profesional, Mediasi Berulang tak Capai Kesepakatan

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved