Berita Viral

VIRAL Penari Ular Bikin Aksi Tak Senonoh Saat Pesta Pernikahan di Ogan Ilir, Polisi Buka Suara

Video penari ular di acara pernikahan di Ogan Ilir menjadi sorotan. Para penari ular ini membuat gerakan tak senonoh di hadapan tamu.

TRIBUN MEDAN
ADEGAN TAK SENONOH -- Penari ular mencium penonton pada acara pesta pernikahan di Desa Suka Pindah, Minggu (29/3/2026) malam. Adegan tersebut menyebar luas di media sosial. 

TRIBUN-MEDAN.com - Video penari ular di acara pernikahan di Ogan Ilir menjadi sorotan. Para penari ular ini membuat gerakan tak senonoh di hadapan tamu. 

Para penari ini mencium sejumlah tamu yang ada di lokasi pesta

Aksi ini menuai hujatan dari netizen. 

Netizen memprotes tindakan yang dilakukan penari ular yang dinilai melanggar norma-norma agama dan budaya. 

Bahkan, video ini mendapatkan respons dari polisi. 

Namun, Kapolsek Tanjung Raja, AKP Zahirin, mengatakan bahwa polisi tak menerima laporan terkait penyelenggaraan acara tersebut.

"Tidak ada (izin)," kata Zahirin kepada TribunSumsel.com, Selasa (31/3/2026).

Zahirin menyampaikan, tak masalah bagi masyarakat untuk menggelar hiburan pada acara hajatan.

"Hiburan silakan, tapi yang sewajarnya. Perhatikan norma kesusilaan karena kita (Ogan Ilir) ini Kota Santri. Tidak boleh remix, apalagi sifatnya pornografi, narkoba," kata Zahirin mengingatkan.

Baca juga: Polda Sumut Ajukan Sita Aset Eks Pejabat Bank yang Gelapkan Uang Jemaat Gereja Aek Nabara Rp 28 M

Baca juga: Pelajar Bunuh Diri di Samosir, Ketua PDIP Sumut: Pemkab Lalai, Sibuk Mobil Dinas 3,1 M dan Hiburan

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi tepatnya di Desa Suka Pindah, Kecamatan Tanjung Raja, pada Minggu (29/3/2026) malam.

Pada pesta tersebut menampilkan penari ular yang menghibur warga.

Salah seorang penari lalu menghampiri warga dan menciumnya.

Tak hanya satu, namun ada beberapa warga diberi kecupan oleh penari yang diketahui seorang pria dan menggunakan pakaian wanita. 

Menurut kesaksian warga, adegan tersebut disambut antusias oleh penonton yang hadir.

"Namun disayangkan, adegannya tidak pantas karena ditonton ada anak kecil juga. Videonya menyebar di medsos," ungkap warga Suka Pindah bernama Anom.

Ia meminta pemerintah daerah setempat menegur penyelenggara acara.

"Jangan sampai dinormalisasi yang seperti itu. Sebab kita (Ogan Ilir) kan terkenal Kota Santri," pungkasnya.

(*/tribun-medan.com)

Artikel sudah tayang di tribun-sumsel

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved