Berita Viral

RESPONS Cak Imin Soal Kasus Amsal Sitepu di Tanah Karo: Ide dan Kreativitas Dinilai Rp0, Bahaya!

Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Cak Imin mengkritik hukuman yang diberikan ke videografer Amsal Sitepu di Kabupaten Karo. 

TRIBUN MEDAN/AZIS HUSEIN HASIBUAN
TINJAU MBG - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar alias Cak Imin meninjau dapur MBG di Tapteng, Selasa (21/10/2025). Cak Imin didampingi Bupati Masinton juga akan memperingati Hari Santri Nasional di Barus. 

TRIBUN-MEDAN.com - Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Cak Imin mengkritik hukuman yang diberikan ke videografer Amsal Sitepu di Kabupaten Karo

Amsal Sitepu diseret ke pengadilan karen diduga korupsi anggaran pembuatan video sebuah desa. 

Menurut Cak Imin, penilaian terhadap ide, gagasan, proses editing, hingga dubbing sebagai sesuatu yang “tidak memiliki nilai” bahkan dihargai Rp0 merupakan kekeliruan serius yang berpotensi merusak fondasi ekonomi kreatif nasional.

“Proses kreatif adalah nyawa industri kreatif. Ia seharusnya dihargai sebagai keahlian, bukan justru dinihilkan apalagi dikriminalisasi. Ketika ide dan kreativitas dinilai Rp0, itu bukan sekadar keliru, itu berbahaya,” kata Cak Imin, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Dia menekankan bahwa dalam industri kreatif, nilai utama justru lahir dari proses panjang, mulai dari riset, eksplorasi ide, produksi, hingga eksekusi yang tidak dapat diukur dengan pendekatan konvensional semata.

Cak Imin mengingatkan dampak sistemik dari cara pandang tersebut, terutama terhadap dunia pendidikan dan regenerasi pelaku industri kreatif.

“Jika kreativitas dianggap tidak bernilai, kampus bisa kehilangan semangat mengajarkan inovasi. Lalu siapa yang akan berkarya? Siapa yang akan melanjutkan ekosistem ini?” ucapnya.

Baca juga: Atlet NPC Sumut Kembali Masuk Pelatda, Pengurus Waspadai Kenaikan Berat Badan

Baca juga: WAKIL Bupati Ngamuk ke Bupati Karena Kasus Korupsinya Masa Lalu Diungkit: Koreksi Dulu Diri Sendiri!

Saat ini, jutaan masyarakat Indonesia menggantungkan hidup pada sektor ekonomi kreatif, mulai dari konten kreator, videografer, editor, hingga desainer. Karena itu, menurutnya, perlindungan terhadap nilai kerja kreatif menjadi hal yang mendesak.

Dalam konteks pembangunan nasional, ia menegaskan bahwa pemerintahan Prabowo Subianto berkomitmen memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi.

"Jangan sampai pendekatan yang keliru justru membuat para kreator takut berkarya. Kita butuh keberanian berinovasi, bukan ketakutan akibat salah tafsir,” ucapya.

Cak Imin menegaskan, ekonomi kreatif bukan sekadar sektor tambahan, melainkan pilar penting dalam pemberdayaan masyarakat dan daya saing bangsa ke depan.

“Kalau ingin ekonomi kreatif tumbuh, kita harus mulai dari hal paling mendasar: mengakui bahwa kreativitas itu bernilai. Bahkan, ia adalah fondasi,” ujarnya.

Cak Imin mengingatkan bahwa arah kebijakan hari ini akan menentukan masa depan ekosistem kreatif Indonesia.

"Jangan bunuh kreativitas. Lindungi, fasilitasi, dan hargai. Karena dari situlah masa depan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat dibangun,” tandasnya.

Duduk Perkara

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved