Berita Viral

Alasan Aipda Vicky Mundur dari Polisi usai Tangani Korupsi, Kini Tertawa Sambil Jualan Kopi

Mutasi mendadak tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong Vicky untuk mengajukan pengunduran diri.

TRIBUN MEDAN
POLISI DIMUTASI - Aipda Vicky Aristo Katiandagho yang sebelumnya bertugas di Polda Sulawesi Utara lalu dimutasi karena ungkap kasus korupsi. Viral polisi mundur usai ungkap korupsi, benarkah ada tekanan? Ini fakta lengkap dari Polda Sulut. 

TRIBUN-MEDAN.com - Tindakan Aipda Vicky Aristo Katiandagho menjadi sorotan publik setelah video pengunduran dirinya dari institusi Polri viral di media sosial. 

Dalam narasi yang beredar, disebutkan bahwa ia memilih mundur setelah dimutasi saat tengah menangani kasus korupsi besar.

Kepada Kompas.com, Aipda Vicky mengatakan sebelumnya bertugas di Polda Sulawesi Utara sebagai Kepala Unit (Kanit) Tindak Pidana Khusus (Tipidkor) Sat Reskrim Polres Minahasa.

Ia diketahui sedang menangani perkara dugaan korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat penting di Kabupaten Minahasa.

“Saya sedang menangani perkara yang mengundang atensi publik, yaitu kasus korupsi di Kabupaten Minahasa yang melibatkan orang-orang penting,” ujar Vicky, Kamis (2/4/2026).

Kasus Korupsi yang Sedang Disidik

VIRAL- Aipda Vicky Aristo Katiandagho viral di media sosial setelah mengundurkan diri sebagai polisi di Polres Minahasa. Ia sempat menjabat sebagai Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi di Polres Minahasa, sebelum dimutasi saat menangani perkara korupsi.
VIRAL- Aipda Vicky Aristo Katiandagho viral di media sosial setelah mengundurkan diri sebagai polisi di Polres Minahasa. Ia sempat menjabat sebagai Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi di Polres Minahasa, sebelum dimutasi saat menangani perkara korupsi. (Facebook)

Kasus yang ditangani berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan tas ramah lingkungan dalam program Bupati Minahasa tahun 2020. Penyelidikan kasus ini telah dimulai sejak Januari 2021.

Setelah melalui gelar perkara di Direktorat Reskrimsus Polda Sulut, statusnya ditingkatkan ke tahap penyidikan pada 5 September 2024.

Bahkan, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan BPKP Perwakilan Sulawesi Utara untuk menghitung potensi kerugian negara.

Namun, di tengah proses penyidikan yang masih berjalan, Vicky mengaku tiba-tiba dimutasi ke Polres Kepulauan Talaud.

Beberkan Alasan Mundur

Mutasi mendadak tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong Vicky untuk mengajukan pengunduran diri. Ia menyebut telah mengajukan resign sejak Juni 2025, namun baru disetujui belakangan.

“Itu salah satu alasannya,” ungkap Vicky terkait mutasi tersebut.

Kini, setelah resmi meninggalkan institusi Polri, ia memilih menjalani aktivitas sederhana dengan berjualan kopi.

“Saya masih menikmati jualan kopi,” ujarnya sembari tertawa.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved