Berita Viral

Berawal Buka Google Maps di Pinggir Jalan, Pengendara Mobil Dipalak Rp 300 Ribu di Tanah Abang

Polisi mengamankan dua pria berinisial MN dan N, yang melakukan aksi pemalakan terhadap pengendara mobil berpelat D

Editor: Juang Naibaho
Istimewa
TAMPANG PEMALAK - Aksi pemalakan terhadap pengendara mobil pelat D di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, terekam jelas kamera CCTV dan viral di media sosial.  

TRIBUN-MEDAN.com - Video yang memperlihatkan tiga pria melakukan pemalakan terhadap seorang pengendara mobil di Tanah Abang, Jakarta Pusat, beredar viral di medsos.

Ketiga pelaku memaksa pengendara mobil berpelat D asal Bandung, Arip Hidayat, membayar Rp 300 ribu. 

Setelah viral di medsos, polisi berhasil mengamankan dua pria berinisial MN dan N, warga Tanah Abang.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kebon Kacang 12, Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang, pada Jumat (27/3/2026) pukul 17.00 WIB. 

“Pada Sabtu, 28 Maret 2026 sekitar pukul 14.00 WIB, tim opsnal Polsek Metro Tanah Abang telah mengamankan diduga pelaku pemalakan yang viral di media sosial,” ujar AKBP Dhimas Prasetyo, dalam keterangannya, Sabtu.

Dhimas mengatakan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk menghubungi korban untuk pembuatan laporan resmi. 

“Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mendalami kasus tersebut,” kata dia. 

Baca juga: Diduga Kesal Bau Tak Sedap Ternak Babi Tetangga, Pria di Medan Tikami Wanita 30 Tahun Pakai Pahat

Menurut Dhimas, kejadian bermula saat korban menepi di pinggir jalan karena tidak mengetahui arah dan hendak membuka aplikasi peta atau google maps. 

“Saat korban melintas di Jalan Kebon Kacang 12 dan menepi untuk melihat maps, tiba-tiba diduga pelaku datang bertiga menggunakan sepeda motor dan meminta uang rokok kepada korban,” ujar Dhimas.

Karena korban menolak, pelaku kemudian meminta uang pengawalan sebesar Rp 300.000. 

“Namun, oleh korban hanya diberikan Rp 100.000,” kata dia. 

Merasa tidak puas, pelaku kemudian mengambil paksa kartu e-money milik korban yang berada di dashboard mobil. 

Sebagai informasi, peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah video kejadian tersebut viral di media sosial. 

Video itu diunggah oleh akun Threads bernama ariphidayat0907 yang menceritakan pengalaman tidak menyenangkan saat melintas di lokasi tersebut. 

“Ceritanya habis pulang kampung dari Pandeglang mau OTW Bandung, terus di Jakarta melipir ke daerah Tanah Abang. Ketika lagi buka maps di pinggir jalan tiba-tiba datang tiga orang, ujug-ujug minta uang, katanya karena pelat luar Jakarta jadi harus bayar uang lewat,” tulis akun tersebut. 

Ia juga menyebut pelaku mengambil kartu e-money miliknya. 

“Terus minta uang sekian, nanti dibalikin. Ujung-ujungnya uang diambil, e-money enggak balik,” tulisnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved