Berita Viral

Aipda Rudi Ditahan Propam Buntut Kejar Pemotor hingga Tewas Tabrak Tiang, Keluarga Bersedia Damai

Personel Satlantas Polres Pacitan, Aipda Rudi kini ditahan terkait kasus pengejaran yang menewaskan pengendara motor

Editor: Juang Naibaho
Tribunjateng.com
Personel Satlantas Polres Pacitan, Jawa Timur, Aipda Rudi kini ditahan terkait kasus pengejaran yang menewaskan pengendara motor bernama Diva Tri Herianto. (Istimewa/Tribunjateng.com) 

TRIBUN-MEDAN.com - Personel Satlantas Polres Pacitan, Jawa Timur, Aipda Rudi kini ditahan terkait kasus pengejaran yang menewaskan pengendara motor bernama Diva Tri Herianto.

Kecelakaan ini terjadi terjadi saat Diva dikejar oleh Aipda Rudi karena dugaan pelanggaran lalu lintas. Sepeda motor yang dikendarainya menabrak tiang.

Kasus ini akhirnya menemui titik damai setelah pihak keluarga korban dan keluarga Aipda Rudi bertemu pada Jumat (27/3/2026) kemarin.

Adapun jenazah Diva telah dimakamkan pada Kamis (27/3/2026) di pemakaman umum Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Proses Damai di Rumah Duka

Dilansir Tribunjateng.com, keluarga korban menerima kedatangan istri dari Aipda Rudi yang didampingi sejumlah personel Satlantas Polres Pacitan.

Pertemuan berlangsung secara tertutup. Permintaan maaf dari pihak keluarga Aipda Rudi akhirnya diterima oleh keluarga korban.

Sejumlah dokumen kesepakatan pun ditandatangani di atas materai sebagai bentuk penyelesaian secara kekeluargaan.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan saling berjabat tangan dan berpelukan.

Aipda Rudi Ditahan

Seorang anggota Polres Pacitan yang ditemui di lokasi enggan memberikan keterangan terkait isi kesepakatan.

Ia menyebutkan bahwa seluruh pernyataan resmi hanya boleh disampaikan oleh Kapolres Pacitan.

Di sisi lain, ia membenarkan bahwa Aipda Rudi saat ini telah menjalani penahanan.

"Tadi Pak Kabid Propam juga telfon untuk memastikan," kata Polisi tersebut.

Kronologi Perjalanan Korban

Keluarga korban memilih tidak banyak memberikan keterangan dan berharap suasana tetap kondusif setelah proses pemakaman selesai.

Dari informasi yang dihimpun, korban diketahui berangkat lebih awal dari rumah sejak Selasa (24/3/2026) menuju Jawa Timur.

Keluarga sempat menyarankan agar korban berangkat bersama rombongan menggunakan mobil pada Rabu (25/3/2026) untuk menghadiri akad nikah kakaknya di Pacitan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved