Berita Viral
HEMAT Energi Mulai Diberlakukan, Pemko Bogor Atur Batas Suhu AC dan Pegawai Disarankan Jalan Kaki
Pemkot Bogor melakukan penghematan energi akibat dampak dari konflik Timur Tengah.
TRIBUN-MEDAN.com - Pemkot Bogor melakukan penghematan energi akibat dampak dari konflik Timur Tengah.
Pemko Bogor menerapkan aturan penghematan penggunaan AC dan menyarankan pegawai untuk berjalan kaki ke kantor.
Pemkab Bogor menerapkan kebijakan efisiensi energi di lingkungan perkantoran, mulai dari menggunakan peralatan listrik hemat energi dan mematikan lampu yang tidak digunakan.
Kemudian optimalisasi cahaya matahari melalui penataan ruang kerja, penghematan penggunaan air dan alat tulis kantor (ATK), hingga pengaturan suhu AC minimal 24 derajat Celcius.
Tak hanya itu, Pemkab Bogor juga mendorong perubahan pola mobilitas ASN agar lebih ramah lingkungan dan menekan konsumsi bahan bakar.
Pada hari Senin, Selasa, dan Kamis, ASN dianjurkan untuk menggunakan kendaraan dinas secara bersama atau kendaraan kolektif (carpooling).
Sementara untuk hari Rabu menggunakan transportasi publik, tidak menggunakan mobil pribadi atau dinas, dianjurkan menggunakan, sepeda motor, sepeda, dan jalan kaki.
"Kami ingin membangun budaya hemat energi di lingkungan ASN, mulai dari hal sederhana seperti pengaturan penggunaan listrik hingga perubahan pola transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan," ujar Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Jumat (27/3/2026).
Baca juga: GILIRAN Pengacara Noel Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas soal Status Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
Baca juga: NASIB Istri Richard Lee Diperiksa Dugaan Kasus Pelanggaran Konsumen yang Menjerat Suaminya
Baca juga: VIRAL Video Nenek Bertongkat Masuk ke Rumah Warga, Ternyata Sudah Banyak Rumah yang Didatangi
Melalui kebijakan ini, Pemkab Bogor menunjukkan komitmennya dalam menghadapi tantangan global dengan langkah konkret yang tidak hanya berdampak pada efisiensi anggaran, tetapi juga mendukung upaya pelestarian lingkungan.
"Kami ingin kebijakan ini menjadi bagian dari gerakan bersama, tidak hanya untuk efisiensi, tetapi juga sebagai kontribusi daerah dalam menghadapi tantangan global dan menjaga keberlanjutan lingkungan," katanya.
(*/tribun-medan.com)
Artikel sudah tayang di tribun-bogor.com
| VIRAL Video Nenek Bertongkat Masuk ke Rumah Warga, Ternyata Sudah Banyak Rumah yang Didatangi |
|
|---|
| WNI Hilang di Gunung Karasawa Jepang, Korban Sempat Kecelakaan Saat Pendakian, Temannya Ditemukan |
|
|---|
| KETAHUAN Bawa Mobil Dinas Masa Libur Lebaran, Komisioner KPU: Ziarah, Bukan Mudik |
|
|---|
| PRABOWO Janji Tangkap Aktor Intelektual Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus: Ini Terorisme |
|
|---|
| PERGANTIAN Kabais TNI Dinilai Sudah Tepat, Pengamat: Demi Objektif Kasus Penyiraman Air Keras |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/PemkoBogorrrrsd.jpg)