Berita Nasional

Mendadak Hilang dari Media, Dokter Tifa Diyakini Bakal Susul Rismon Ajukan Restorative Justice

Sementara itu, dr Tifa sebelumnya memutuskan untuk rehat sejenak dari kasus ijazah setelah Rismon meminta maaf kepada Jokowi.

TRIBUN MEDAN/Istimewa
Dokter Tifauzia Tyassuma telah memberitahukan bahwa saat ini memilih rehat sejenak dari polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Sebelum umumkan rehat sejenak, Tifa sempat tulis pesan menyentuh ke Rismon. 

TRIBUN-MEDAN.com - Menilai Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan mengikuti langkah Rismon Sianipar yang mengajukan Restorative Justice (RJ) dalam kasus tudingan ijazah palsu eks Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), Ketua Umum Relawan Jokowi Mania, Andi Azwan.

Diketahui merupakan tersangka klaster kedua kasus ijazah, bersama Roy Suryo, dr Tifa dan Rismon.

Tetapi, Rismon diketahui telah mengajukan RJ setelah meminta maaf kepada Jokowi dan mengakui penelitiannya soal ijazah terdapat kekeliruan, bahkan Rismon juga mengunjungi rumah Jokowi di Solo.

Roy Suryo tetap pada pendiriannya yang masih percaya bahwa ijazah Jokowi palsu dan akan meneruskan perjuangannya sampai ke pengadilan setelah Rismon mengajukan RJ.

Sementara itu, dr Tifa sebelumnya memutuskan untuk rehat sejenak dari kasus ijazah setelah Rismon meminta maaf kepada Jokowi.

Keputusan itu diambil dr Tifa karena saat itu dirinya ingin fokus menjalani ibadah selama bulan Ramadan, bukan karena alasan lain.

Namun, menurut Andi, semenjak Rismon mengajukan RJ, dr Tifa justru menghilang dari media.

Dokter Tifauzia Tyassuma memberitahukan bahwa saat ini memilih rehat sejenak dari polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Dokter Tifa menyampaikan hal itu melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, Selasa (17/3/2026).
Dokter Tifauzia Tyassuma memberitahukan bahwa saat ini memilih rehat sejenak dari polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Dokter Tifa menyampaikan hal itu melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, Selasa (17/3/2026). (TRIBUN MEDAN/TRIBUN TIMUR)

"Tiba-tiba dia menghilang dari medsos, menghilang dari media mainstream dan saya ingat waktu di Catatan Demokrasi salah satu pembicaranya mestinya itu adalah dokter Tifa, akhirnya diganti oleh salah satu dari penasihat hukumnya yaitu Bang Petrus Selestinus," paparnya, Rabu (25/3/2026), dikutip dari YouTube Catatan Andi Azwan.

Hal tersebut, kata Andi, lantas menimbulkan pertanyaan karena Rismon juga melakukan hal yang sama sebelum mengajukan RJ.

"ketika Rismon mengajukan RJ itu juga melakukan hal yang sama, Rismon tidak mau tampil di televisi, tidak mau tampil di podcast dan menghilang seperti itu."

"Terakhir kan bertemu dengan saya di Metro TV pada saat itu melalui Zoom, itu terakhir saya bertemu dengan dia, jadi awal bulan pada saat itu," kata Andi.

Oleh karena itu, Andi pun berkeyakinan dr Tifa akan melakukan hal yang sama dan sekarang ini sedang berkontemplasi.

Andi juga mengatakan bahwa ada yang menghubunginya untuk meminta RJ, tetapi dia tidak menyebutkan rinci siapa sosok tersebut.

"Saya masih belum yakin apakah ini merupakan permintaan atau hanya main-main saja atau menjebak saya seperti jebakan Batman," ungkapnya.

Andi mengatakan, jika dr Tifa mengajukan RJ dan disetujui oleh Jokowi, maka dia akan bebas dari status tersangka karena sebelumnya tidak pernah terjerat kasus hukum lain.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved