Berita Nasional

Lulusan Akpol Jadi Ketua KPK, Harta Kekayaan Setyo Budianto Disorot soal Tahanan Rumah Gus Yaqut

Ia satu angkatan dengan sejumlah tokoh penting seperti Wakapolri Ahmad Dofiri dan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto.

TRIBUN MEDAN/Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
KETUA KPK - Ketua KPK Setyo Budiyanto jadi sorotan usai keputusan tahanan rumah Yaqut Cholil Qoumas menuai kritik. 

TRIBUN-MEDAN.com - Ketua KPK Setyo Budiyanto tengah jadi sorotan soal status tahanan rumah kepada mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dalam kasus dugaan korupsi kuota haji periode 2023–2024.

Diketahui, KPK periode 2024–2029 dipimpin Setyo Budiyanto, selaku Ketua KPK.

Lahir di Surabaya pada 29 Juni 1967, Setyo merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1989.

Ia satu angkatan dengan sejumlah tokoh penting seperti Wakapolri Ahmad Dofiri dan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto.

Karier Setyo dikenal kuat di bidang penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

Ia pernah menjabat sebagai Koordinator Supervisi KPK pada 2019 dan Direktur Penyidikan KPK pada 2020.

KETUA KPK - Ketua KPK Setyo Budiyanto jadi sorotan usai keputusan tahanan rumah Yaqut Cholil Qoumas menuai kritik
KETUA KPK - Ketua KPK Setyo Budiyanto jadi sorotan usai keputusan tahanan rumah Yaqut Cholil Qoumas menuai kritik (Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama)

Pengalaman ini memperkuat rekam jejaknya dalam menangani berbagai perkara korupsi besar.

Sebelum terpilih sebagai Ketua KPK, Setyo juga sempat menjabat Kapolda Nusa Tenggara Timur (2021–2022) dan Kapolda Sulawesi Utara (2022–2023).

Pada Maret 2024, ia dipercaya menjadi Inspektur Jenderal di Kementerian Pertanian oleh Menteri Andi Amran Sulaiman.

Dari sisi pendidikan, Setyo menyelesaikan S1 Hukum di STIH Muhammadiyah Lampung dan S2 Hukum di Universitas Lampung.

Karier kepolisiannya dimulai sejak 1991 di Poltabes Ujung Pandang, hingga akhirnya menempati berbagai posisi strategis di Bareskrim Polri dan KPK.

Sementara itu, empat pimpinan KPK lainnya juga memiliki latar belakang kuat di bidang hukum dan pengawasan.

Fitroh Rohcahyanto dikenal sebagai jaksa senior yang pernah menjabat Direktur Penuntutan KPK.

Ibnu Basuki Widodo merupakan hakim tinggi dengan pengalaman panjang di peradilan pidana khusus.

Johanis Tanak memiliki rekam jejak panjang di Kejaksaan Agung sebelum menjabat Wakil Ketua KPK periode sebelumnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved