Berita Viral
FBI Periksa Joe Kent yang Mundur dari Jabatan Kemanan Tertinggi AS, Dituduh Bocorkan Rahasia Negara
Federal Bureau of Investigation (FBI) memeriksa Joe Kent atas tuduhan membocorkan dokumen rahasia negara Amerika Serikat.
TRIBUN-MEDAN.com - Federal Bureau of Investigation (FBI) memeriksa Joe Kent atas tuduhan membocorkan dokumen rahasia negara Amerika Serikat.
Joe Kent merupakan mantan pejabat tinggi keamanan Amerika Serikat.
Kent diduga memberikan informasi kepada komentator konservatif Tucker Carlson dalam sebuah podcast dan setidaknya satu podcaster lainnya.
FBI juga sedang memeriksa intelijen yang bocor terkait Iran dan Israel, menurut satu sumber.
Kasus ini mencuat tidak lama setelah Kent mengundurkan diri dari jabatannya.
Ia secara terbuka menyatakan keberatannya terhadap kebijakan pemerintah AS dalam konflik dengan Iran.
Dalam surat pengunduran dirinya, Kent menilai bahwa Iran bukanlah ancaman langsung bagi Amerika Serikat dan bahkan menyebut keputusan perang dipengaruhi oleh tekanan eksternal.
FBI sendiri dilaporkan telah memulai penyelidikan jauh sebelum pengunduran diri tersebut terjadi.
“Joe Kent, yang mengundurkan diri pada Selasa 17 Maret telah diselidiki FBI atas dugaan kebocoran informasi rahasia,” dikutip dari Anadolu, Kamis 19 Maret 2026.
Baca juga: Situasi Terkini Arus Mudik H-2 di Kabupaten Toba, Masih Normal
Baca juga: PILU Saeful Tony Mudik Jalan Kaki Usai Ongkos Dicuri, Dua Minggu di Jalanan, Berujung Dibantu Polisi
Proses investigasi ini disebut telah berlangsung selama beberapa bulan, dengan fokus pada dugaan bahwa Kent membocorkan informasi rahasia kepada pihak yang tidak berwenang.
Meski demikian, hingga kini otoritas belum mengungkap secara rinci bentuk kebocoran yang dimaksud maupun pihak yang diduga menerima informasi tersebut.
Di sisi lain, pengunduran diri Kent memperlihatkan adanya perpecahan internal dalam pemerintahan AS terkait kebijakan terhadap Iran.
Ia menjadi salah satu pejabat tinggi pertama yang secara terbuka menentang langkah militer tersebut.
Sikap ini memperkuat indikasi adanya perdebatan serius di lingkaran elite keamanan nasional mengenai dasar intelijen dan urgensi konflik tersebut.
Nama Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard turut terseret dalam dinamika ini. Kent sebelumnya bekerja dekat dengan Gabbard, sehingga kasus ini tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada struktur kepemimpinan intelijen AS.
| POLEMIK Mahasiswi Korban Pelecehan Jadi Tersangka ITE, Akhirnya Polres Pagar Alam Terbitkan SP3 |
|
|---|
| Presiden Prabowo Singgung Pemakzulan, Mahfud MD Sebut Bukan Makar Lontaran Kritik Saiful Mujani |
|
|---|
| Golkar Percaya Diri Menterinya tak Masuk dalam Reshuffle Presiden Prabowo |
|
|---|
| Jaksa Dianggap Terlalu Paksakan Kasasi Kasus Delpedro dkk, Lemah Pembuktian Tuduhan Penghasutan Demo |
|
|---|
| 16 Orang Diduga Terlibat Kasus Andrie Yunus Libatkan Sipil, TAUD Buat Laporan ke Bareskrim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/JoeKenttasadddff.jpg)