Berita viral

PILU Saeful Tony Mudik Jalan Kaki Usai Ongkos Dicuri, Dua Minggu di Jalanan, Berujung Dibantu Polisi

Saat ditanya Agus, Saeful mengaku berjalan kaki dari Cikarang menuju Kebumen karena tidak punya uang setelah kecopetan.

IST/Susi Banjar
JALAN KAKI - Saeful Tony (63), seorang pemudik dari Cikarang, Kabupaten Bekasi diwawancarai sejumlah wartawan di terminal Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (18/3/2026). Saeful terpaksa mudik dengan berjalan kaki seama dua pekan setelah ia kecopetan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Pilu Saeful Tony mudik jalan kaki usai ongkos dicuri.

Ia pun mengaku sudah dua minggu berjalan kaki.

Beruntung Saeful Tony dibantu polisi saat ia lewat di Pos Pelayanan.

Baca juga: RICHARD LEE Segera Dibawa ke Pengadilan Kasus Pelanggaran Konsumen, Berkas Proses di Kejaksaan

Saeful Tony merupakan seorang pemudik asal Cikarang, Bekasi tujuan Karanganyar, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Ia nekat berjalan kaki dari Bekasi ke Kebumen setelah uang untuk ongkos pulang kampung raib dicopet di Terminal Cikarang.

Rindu bertemu keluarga membuatnya tetap pulang kampung meski tidak punya uang sepeser pun.

Baca juga: Lomba Lari Antar Pemuda di Medan Belawan Ricuh, Diduga Dipicu Provokasi Tawuran

Perjalanannya dimulai sekira dua minggu lalu.

Saeful berjalan kaki pada siang hari dan beristirahat saat malam hari.

Ia melepas Lelah di masjid-masjid yang ditemuinya sepanjang perjalanan menuju kampung halamannya.

Saeful kemudian bertemu dengan anggota Propam Polres Ciamis, Aipda Agus Narto saat tengah berjalan kaki di daerah Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Rabu (18/3/2026).

PILU Saeful Tony Mudik Jalan Kaki Usai Ongkos Dicuri, Dua Minggu di Jalanan, Berujung Dibantu Polisi
JALAN KAKI - Saeful Tony (63), seorang pemudik dari Cikarang, Kabupaten Bekasi diwawancarai sejumlah wartawan di terminal Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (18/3/2026). Saeful terpaksa mudik dengan berjalan kaki seama dua pekan setelah ia kecopetan.

Ketika itu, Aipda Agus Narto sedang bertugas di Pos Pelayanan Operasi Ketupat di Karangkamulyan.

"Saat saya berjaga di Pos Pelayanan Karangkamulyan, ada bapak-bapak yang jalan kaki membawa tas," kata Aipda Agus Narto saat dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (19/3/2026).

Ketika itu, Saeful nampak sangat kelelahan. Matanya melirik ke kanan dan kiri jalan, seolah sedang mencari bantuan.

"Terus saya keluar (pos) dan tanya, bapak mau ke mana? Dijawab saya mau pulang ke Karanganyar, Kabupaten Kebumen," kata Agus menirukan obrolan dengan Saeful.

Baca juga: DAFTAR Nama 5 Penumpang Toyota Calya Tabrak Belakang Bus Agra Mas: 4 Orang Tewas dan Satu Kritis

Saat ditanya Agus, Saeful mengaku berjalan kaki dari Cikarang menuju Kebumen karena tidak punya uang setelah kecopetan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved