Berita Viral

RIEKE Diah Pitaloka Desak Polri Tangkap Penyiram Air Keras: Itu CCTV Sudah Jelas, Jangan Kasih Ampun

Anggota DPR RI Diah Pitaloka mengharapkan Polisi serius menangani kasus penyiraman air keras yang dialami oleh Andrie Yunus. 

instagram Rieke Diah Pitaloka
Rieke Diah Pitaloka. Anggota DPR RI Diah Pitaloka mengharapkan Polisi serius menangani kasus penyiraman air keras yang dialami oleh Andrie Yunus.  

TRIBUN-MEDAN.com - Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka mengharapkan Polisi serius menangani kasus penyiraman air keras yang dialami oleh Andrie Yunus

Andrie Yunus merupakan Wakil Koordinator untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). 

Menurut Rieke, rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian dinilai sudah cukup jelas memperlihatkan sosok pelaku yang melakukan aksi penyiraman tersebut.

Ia juga menyinggung foto wajah terduga pelaku yang telah beredar luas di media sosial.

"Kirain bulan puasa setan dirantai semua, ternyata masih banyak yang berkeliaran. Itu CCTV sudah jelas, jangan kasih ampun. Tidak ada alasan pelaku tidak bisa ditangkap,” kata Rieke melalui akun Instagram pribadinya @riekediahp, Minggu (15/3/2026).

Baca juga: Pantau Pasar jelang Lebaran, Wali Kota Medan Rico Waas Pastikan Stok Aman dan Harga Stabi

Baca juga: Ramadan Penuh Berkah, Alhesa Residence Berbagi Sembako untuk Warga Sekitar

Politikus PDI Perjuangan itu juga mengingatkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan langsung kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Rieke meminta kepolisian tidak main-main dalam menangani perkara tersebut.

"Kalau tidak tertangkap bagaimana? Jangan sampai ada kongkalikong. Jangan dibiasakan kasus seperti ini dipermainkan,” ujarnya.

Ia juga meminta aparat kepolisian sekalian mengungkap kasus pembunuhan Ermanto Usman di Bekasi yang hingga kini masih menyisakan pertanyaan.

Kecam Aksi Kekerasan
 
Rieke menilai tindakan penyiraman air keras terhadap aktivis HAM tersebut sebagai perbuatan keji dan tidak dapat dibenarkan.

Ia juga menyinggung bahwa teknologi yang dimiliki aparat penegak hukum saat ini seharusnya mampu membantu mengungkap pelaku maupun dalang di balik peristiwa tersebut.

“Kalau sampai tidak terungkap siapa dalang sebenarnya, tentu menjadi tanda tanya besar,” kata Rieke.

Ia pun mengajak masyarakat ikut mengawal proses penanganan kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus agar tidak berhenti di tengah jalan.

Rieke juga mengingatkan agar kasus tersebut tidak bernasib sama seperti kasus lain yang dianggap belum sepenuhnya terungkap.

Menurutnya, di tengah kondisi sosial, ekonomi, serta dinamika geopolitik yang menekan kehidupan masyarakat, muncul kekhawatiran adanya pihak-pihak tertentu yang berusaha memicu kegaduhan publik.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved