Berita Viral

DPRD Sumsel Anggarkan Meja Biliar Hingga Rp 486,9 Juta, Gubernur Sebut Fungsi Budgeting

Nilai anggaran yang dialokasikan cukup fantastis, mencapai Rp486,9 juta, untuk alokasi dua meja biliar bagi pimpinan yang ada.

(Dokumen/Andie Dinialdie)
ANGGARAN MEJA BILIAR - Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie yang juga Ketua POBSI Sumsel, pada salah satu momen turnamen POBSI Cup dengan total hadiah Rp 61 juta beberapa waktu lalu. (Dokumen/Andie Dinialdie) 

TRIBUN-MEDAN.com - Sekretariat DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) merencanakan pengadaan dua meja biliar bagi pimpinan dewan untuk di rumah dinasnya, sehingga menjadi sorotan publik.

Nilai anggaran yang dialokasikan cukup fantastis, mencapai Rp486,9 juta, untuk alokasi dua meja biliar bagi pimpinan yang ada.

Kepala Bagian Humas dan Protokoler DPRD Sumsel, Hadiyanto, yang dikonfirmasi membenarkan data yang dilihat dari SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dari Sekretariat DPRD Sumsel.

Data itu merupakan hasil pembaruan (update) per 7 Maret 2026 pukul 01.47 WIB.

Baca juga: Purbaya Mulai Sisir Anggaran MBG, Kepala BGN Dadan Hindayana Jawab Singkat Padat

"Iya, untuk kegiatan tersebut baru masuk di e-katalog LKPP dan baru SIRUP atau rencana, sedangkan untuk pelaksanaan belum," kata Hadiyanto, Minggu (8/3/2026).

Pengadaan dua meja biliar itu jadi sorotan di tengah efisiensi anggaran imbas pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat; itu disebut Hadiyanto merupakan kebutuhan penunjang wakil rakyat.

"Alat tersebut sebagai kebutuhan penunjang aktivitas para anggota dewan. Tetapi, sekali lagi, belum dilaksanakan," jelasnya.

Dari data SIRUP, alokasi rencana pengadaan meja biliar itu diperuntukkan bagi Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, sebesar Rp151 juta dan Wakil Ketua III DPRD Sumsel, Ilyas Panji Alam, sebesar Rp335,9 juta. Totalnya mencapai Rp486,9 juta.

Baca juga: KISAH Getir Pembunuhan Nuriati Sinurat di Samosir: Tak Punya Ibu, Ayah Bisu, Alami Gangguan Mental

Ia menyebut rencana pengadaan meja biliar dan lain-lainnya masih akan dikoordinasikan dengan Bagian Umum. Sebab, kegiatan pengadaan di DPRD Sumsel dilaksanakan oleh bagian tersebut.

"Nah, kalau untuk kegiatan-kegiatan (pengadaan) tersebut, coba aku nanti koordinasi dengan Kabag Umum," pungkasnya.

Usulan Pimpinan

Sementara itu, Sekretaris DPRD Sumsel, H. Aprizal, mengungkapkan bahwa anggaran meja biliar itu adalah usulan pimpinan DPRD Sumsel yang sudah dibahas sebelumnya.

"Iya, itu usulan dari pimpinanlah, bukan dari Sekretariat," kata Aprizal, Minggu (8/3/2026).

Dijelaskan Aprizal, usulan pimpinan untuk meja biliar itu sendiri diakuinya cukup wajar karena Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, adalah Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pengprov POBSI) Sumsel.

"Karena Ketua 'kan adalah Ketum biliar Sumsel, jadi wajar," ujarnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved