Berita Viral

SOSOK Haji Her, Crazy Rich Asal Madura, Bedah Rumah Warga Gunakan Laba MBG

Baru-baru ini, Haji Her melakukan peletakan batu pertama untuk program bedah rumah bagi warga kurang mampu

TribunJatim
BANGUN 1000 RUMAH - Nama Haji Her kembali jadi sorotan tatkala ia dikabarkan telah membangun 1000 rumah untuk warga miskin di Pamekasan. Haji Her adalah pengusaha tembakau asal Madura sekaligus CEO Bawang Mas Group yang memproduksi rokok. 

TRIBUN-MEDAN.com - Sosok Haji Her atau Khairul Umam kembali menjadi sorotan di Jawa Timur, kali ini membuat program bedah rumah bagi warga tak mampu dari hasil keuntungan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah sosial yang ia lakukan di Desa Pangeleyan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan.

Baru-baru ini, Haji Her melakukan peletakan batu pertama untuk program bedah rumah bagi warga kurang mampu di desa tersebut.

Program ini menjadi perhatian karena sumber pendanaannya terbilang tidak biasa.

Dana renovasi rumah itu bukan berasal dari program CSR perusahaan seperti pada umumnya.

Baca juga: Jawaban Menkeu Purbaya Soal THR Pekerja Swasta Dikenai Pajak Beda ASN, TNI, Polri Ditanggung Negara

Sebaliknya, biaya pembangunan tersebut diambil langsung dari keuntungan operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ia kelola sendiri.

Mengenal Sosok Haji Her

Di kalangan masyarakat Madura, nama Haji Her sudah lama dikenal luas.

Ia merupakan CEO PT Bawang Mas Group yang sukses membangun bisnis di sektor tembakau.

Tak heran jika banyak orang menjulukinya sebagai “Sultan Tembakau”.

Julukan tersebut muncul karena ia kerap mengambil kebijakan menaikkan harga serapan tembakau demi meningkatkan kesejahteraan para petani.

Baca juga: Duduk Perkara Selebgram Nabilah Lapor Pencurian di Resto Malah Jadi Tersangka, Saya Diminta 1 Miliar

Meski dikenal sebagai salah satu pengusaha tajir, bahkan sering disebut sebagai Crazy Rich, gaya hidup Haji Her justru terbilang sederhana.

Penampilannya yang identik dengan sarung dan peci cokelat sudah menjadi ciri khas yang melekat kuat.

Menariknya, gaya tersebut tetap ia pertahankan dalam berbagai kesempatan, bahkan ketika berada di luar negeri.

"Saya enak, nyaman pakai sarung. Sudah kebiasaan. Pernah dulu pakai celana cuma belakangan ini pakai sarung terus," ungkap Haji Her, Selasa (3/3/2026).

Baca juga: Terungkap Alasan Kenapa Dokter Richard Lee Ditahan Polisi, dr Samira juga Berstatus Tersangka

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved