Berita Viral

Pilu Penderitan Dwintha Cucu Mpok Nori, Ternyata Sempat Alami Keguguran Selama Dinikahi Suami

Fakta demi fakta mulai terungkap setelah keluarga memberikan keterangan kepada penyidik.

TRIBUN MEDAN/TRIBUN JAKARTA
DIBUNUH EKS SUAMI SIRI: Kasus pembunuhan Dewhinta Anggary, cucu dari seniman legendaris Betawi, Mpok Nori. Dewhinta Anggary lahir sekitar tahun 1989–1990, karena usianya 36 tahun saat meninggal dunia. Dewhinta Anggary tinggal di kawasan Cipayung, Jakarta Timur. Namanya mencuat ke publik setelah menjadi korban pembunuhan oleh mantan suaminya, inisial FD, tepat pada hari Lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, Sabtu (21/3/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com - Tragedi yang menimpa keluarga seniman Betawi Mpok Nori kembali membuka luka lama yang selama ini tersembunyi.

Di balik hubungan rumah tangga yang terlihat biasa, tersimpan kisah pilu yang dialami sang cucu, Dwintha Anggary, sebelum akhirnya meregang nyawa di tangan mantan suami sirinya.

Fakta demi fakta mulai terungkap setelah keluarga memberikan keterangan kepada penyidik.

Dwintha disebut tidak hanya mengalami tekanan dalam rumah tangga, tetapi juga penderitaan fisik dan batin selama menjalani hubungan tersebut.

Saudara korban, Dana Seftia, mengungkapkan bahwa Dwintha sempat mengalami tiga kali keguguran selama menjalin hubungan dengan Rashad Fouad Tareq Jameel alias Fuad

“Kalo keguguran iya, benar. Terus kalau misalkan selanjutnya nanti perkembangannya tinggal dilihat saja (penyidikannya),” kata Dana di Mapolda Metro Jaya, Selasa (24/3/2026) malam.

Selain itu, pihak keluarga juga mengetahui adanya sikap kasar dari pelaku terhadap korban.

Meski tidak terlalu mengenal Fuad secara dekat karena kendala bahasa, keluarga kerap melihat gelagat tidak baik dari cara pelaku memperlakukan Dwintha.

Dana menyebut, Fuad sering berbicara dengan nada tinggi kepada korban, yang semakin menguatkan dugaan adanya kekerasan dalam hubungan tersebut.

Atas kejadian tragis ini, keluarga berharap pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.

“Yang penting tolong dibantu terus saja biar perkembangan ini berlanjut terus, biar pelaku juga dihukum seadil-adilnya,” kata Dana.

Sementara itu, kakak korban, Aji, mengaku kelelahan usai menjalani pemeriksaan panjang oleh penyidik yang menggali banyak informasi terkait kehidupan Dwintha.

“Capek banget ini. Pertanyaannya sudah banyak, tentang korban. Soalnya sudah 12 jam saya di dalam,” kata Aji.

SOSOK CUCU MPOK NORI - Tangkapan layar. Anggi dikenal keluarga sebagai sosok yang sangat baik, penurut, mudah mengalah, dan selalu murah senyum, serta penyayang terhadap anak-anak.
SOSOK CUCU MPOK NORI - Tangkapan layar. Anggi dikenal keluarga sebagai sosok yang sangat baik, penurut, mudah mengalah, dan selalu murah senyum, serta penyayang terhadap anak-anak. (Instagram)

Sebelumnya peristiwa tragis yang menimpa Dewhinta Anggary (37), cucu seniman Betawi Mpok Nori, mengungkap dugaan tekanan dan pengawasan yang dialami korban di rumahnya sebelum akhirnya ditemukan tewas.

Di lingkungan keluarga, Anggi dikenal sebagai pribadi yang penurut, penyayang, dan murah senyum.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved