Berita Viral
IRAN Izinkan Kapal Spanyol, Thailand, dan Malaysia Lewat Selat Hormuz, Bagaimana dengan Indonesia?
Pernyataan ini muncul setelah Spanyol menegaskan dukungannya terhadap sanksi ke Iran dan menentang serangan Amerika Serikat-Israel
TRIBUN-MEDAN.COM - Iran menyatakan siap menerima setiap permintaan dari Spanyol untuk membuka akses Selat Hormuz, menandai konsesi pertama bagi negara Uni Eropa.
Pernyataan ini muncul setelah Spanyol menegaskan dukungannya terhadap sanksi ke Iran dan menentang serangan Amerika Serikat-Israel di wilayah tersebut.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur energi strategis yang memindahkan sekitar seperlima minyak dunia dan gas alam cair dari Teluk ke pasar global.
Beberapa negara non-musuh, termasuk Thailand dan Malaysia, sudah mulai diizinkan melintas setelah koordinasi diplomatik dengan Iran.
Iran sambut permintaan Spanyol
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Iran mengirim catatan ke PBB dengan menyatakan bahwa “kapal dari negara non-musuh bisa melintasi selat jika berkoordinasi dengan otoritas Iran.”
Kemudian pada Kamis (26/3/2206), Duta Besar Iran di Spanyol menulis, "Iran menganggap Spanyol sebagai negara yang menghormati hukum internasional, sehingga menunjukkan keterbukaan terhadap setiap permintaan dari Madrid terkait Selat Hormuz."
Perlakuan istimewa Iran untuk Spanyol ini merupakan respons terhadap keputusan Perdana Menteri Pedro Sanchez yang memilih tidak terlibat dalam serangan AS-Israel ke Iran.
Menlu Spanyol bingung
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares, mengaku bingung dengan pernyataan Duta Besar Iran.
Ia menekankan bahwa Spanyol selalu mendukung sanksi terhadap Iran, termasuk memasukkan Garda Revolusi Iran ke daftar organisasi teroris.
"Apa yang kami minta dari Iran dan semua pihak yang terlibat serta mempromosikan perang adalah de-eskalasi, diplomasi dan negosiasi, serta agar Iran menghentikan serangan yang tidak dibenarkan terhadap semua negara di Timur Tengah," ujarnya saat kunjungan ke Aljazair.
Selain itu, armada kapal dagang berbendera Spanyol relatif kecil. Pada 2025, hanya 91 kapal, termasuk enam tanker minyak dan 13 kapal gas, yang tercatat dimiliki oleh pemilik kapal Spanyol.
Sebagian besar kapal dagang Spanyol dioperasikan dengan bendera asing dan hanya tiga kapal memenuhi standar vetting perusahaan minyak utama.
PM Sanchez diketahui menolak berpartisipasi dalam operasi militer yang dipimpin oleh Washington dan juga melarang penggunaan pangkalan Rota dan Moron, yang memicu kemarahan dan kritik dari pemerintahan Trump dan Israel. "Spanyol sangat buruk," keluh Trump kepada Kanselir Jerman Friedrich Merz pada awal Maret.
Spanyol Thailand dan Malaysia Diizinkan Lewat Sela
Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz
Kapal Tanker Thailand Lewati Selat Hormuz
| DUKA Keluarga Pemotor Tewas Dikejar Polisi, Pernikahan Sang Kakak Dimajukan & Digelar di Kamar Mayat |
|
|---|
| Ternyata Sudah Nikah Siri, Wanita Bakar Pacar di Kamar Kos, Tak Terima Dituduh Selingkuh |
|
|---|
| Tak Cukup Minta Maaf, Syarat BGN agar Dapur MBG Hendrik Irawan Bisa Dibuka Kembali |
|
|---|
| Pilu Penderitan Dwintha Cucu Mpok Nori, Ternyata Sempat Alami Keguguran Selama Dinikahi Suami |
|
|---|
| Identitas 2 Mayat Pria yang Ditemukan di Atap Masjid Miftahul Janah,Polisi Ungkap Hasil Penyelidikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kapal-Tanker-Minyak-Pertamina-Masih-Tertahan-di-Selat-Hormuz.jpg)