Iran Vs Amerika Serikat

Donald Trump Murka 3 Tentara Amerika Serikat Tewas, Siapkan Serangan Balasan ke Iran

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut tiga prajurit AS tewas dalam Operasi Epic Fury terhadap Iran.

|
Kolase Tribun/kompas
AS SERANG IRAN: Kolase Presiden AS Donald Trump dan konflik Iran vs Israel. Trump mengumumkan pihaknya telah melakukan serangan terhadap 3 fasilitsa nuklir Iran 

TRIBUN-MEDAN.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut tiga prajurit AS tewas dalam Operasi Epic Fury terhadap Iran.

Terkait kematian mereka, Trump pun menyatakan bakal melakukan pembalasan kepada Iran

"CENTCOM membagikan kabar bahwa tiga anggota militer Amerika Serikat gugur dalam tugas," ujar Presiden AS, Donald Trump, Minggu (1/3/2026), dilansir video YouTube KompasTV. 

Menurut Trump, ketiga prajurit yang gugur itu sebagai patriot sejati Amerika yang telah memberikan pengorbanan tertinggi bagi AS. 

Baca juga: Kapolsek Medang Deras Gelar Minggu Kasih, Salurkan Bantuan Sembako untuk Kaum Duafa di Batubara

"Dan sayangnya, kemungkinan akan ada lagi. Sebelum ini berakhir, begitulah adanya, kemungkinan akan ada lagi, tetapi kami akan melakukan segala hal agar itu tidak terjadi. Amerika akan membalas kematian mereka dan memberikan pukulan paling menghukum," ujarnya.

Trump mengatakan, selama 36 jam terakhir, AS dan mitranya telah meluncurkan Operasi Epic Fury. 

Ia menyebut operasi itu sebagai salah satu aksi ofensif militer terbesar yang paling kompleks dan paling dahsyat yang pernah disaksikan dunia. 

"Kami telah menghantam ratusan target di Iran, termasuk fasilitas Garda Revolusi dan sistem pertahanan udara Iran," kata Trump. 

Baca juga: Jalur Selat Hormuz Ditutup Iran, Harga BBM hingga Bahan Pokok Berpotensi Melejit

Selain itu, ia menyebut AS telah menghancurkan 9 kapal dan fasilitas galangan kapal Iran dalam hitungan menit.

Trump menyebut operasi tempur yang dilancarkan pihaknya saat ini masih berlangsung dengan kekuatan penuh dan akan berlanjut sampai semua tujuan tercapai.

Perang antara Amerika Serikat dan Iran benar-benar pecah hingga menyita perhatian dunia.

Apalagi setelah Amerika Serikat bersama sekutunya yakni Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada Sabtu (28/1/2026) lalu.

Mereka pun berhasil membuat pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei tewas.

Tubuh Khamenei ditemukan di antara puing-puing bangunan yang hancur, diduga akibat terkena pecahan proyektil saat serangan berlangsung.

Baca juga: Media Iran Konfirmasi Presiden ke-6 Ahmadinejad Tewas dalam Serangan AS-Israel

Selain Khamenei, laporan menyebutkan bahwa putri, menantu, hingga cucunya juga tidak selamat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved