Berita Viral
Rekam Jejak Ibu Tiri Bantah Siram Air Panas ke Bocah 12 Tahun, Pernah Dilaporkan Suami ke Polisi
Ketika ditanya mengapa tubuhnya penuh luka, NS dengan sisa tenaganya langsung merespons.
TRIBUN-MEDAN.com - NS (12), bocah asal Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengaku disuruh ibu tiri minum air panas.
Sebelum meninggal dunia, saat berada di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), NS sempat mengungkap kejadian sebenarnya.
Ketika ditanya mengapa tubuhnya penuh luka, NS dengan sisa tenaganya langsung merespons.
Sambil terbaring lemah, NS melayangkan telunjuknya ke arah sang ibu tiri yang berada di ruangan tersebut.
"Tuh, tuh..." ucap NS lirih namun jelas.
Namun, tudingan tersebut dibantah oleh sang ibu tiri, berinisial TR.
"Terkait penyiraman itu, tidak benar dan tidak ada. Kalaupun ada kulit yang melepuh, itu faktor dari panas dalam," ujar TR membela diri.
"Tidak ada yang namanya penyiraman air panas ataupun minum air panas, tidak pernah ada,
Saya tidak kejam seperti yang dituduhkan netizen," sambungnya. Ia mengklaim bahwa luka-luka di tubuh NS adalah dampak dari penyakit kronis yang sudah lama diderita korban.
"Anak meninggal karena sakit kanker darah leukemia dan autoimun. Jadi kulit melepuh itu karena faktor panas dalam," bebernya.
Kekerasan ini sebenarnya sudah sampai ke ranah hukum setahun silam.
Anwar pernah melaporkan istrinya ke Polres Sukabumi setelah melihat tubuh NS babak belur dihantam benda tumpul akibat bertengkar dengan si anak angkat.
"Pas kejadian penganiayaan yang saya laporkan setahun lalu itu gara-gara berantem sama anak itu (anak angkat).
Saksi waktu itu Kanit Riki. Kita buka baju anak saya, saya sampai menangis lihatnya," ungkap Anwar.
Nahas, laporan tersebut tidak berlanjut ke meja hijau, dan atas campur tangan tokoh masyarakat, Anwar luluh setelah sang istri bersimpuh memohon ampun agar tidak dipenjara.
| RISMON SIANIPAR Sebut Jusuf Kalla Tak Pantas Melaporkannya ke Polisi: Buktinya Olahan AI |
|
|---|
| JUSUF KALLA Kritik Pemerintah Soal Pengurangan Subsidi BBM dan Sorot Penerapan WFH Bagi PNS |
|
|---|
| Kronologi Mahasiswi Jadi Korban Pelecehan Kepala Kantor Pos Pagar Alam, Kini Malah Tersangka UU ITE |
|
|---|
| NASIB Karier Kajari Karo Bersama 3 Jaksa Lainnya Terancam, Kini Keempatnya Diperiksa Kejaksaan Agung |
|
|---|
| NASIB FY Guru SMK Ditahan di Polrestabes Palembang, Modus Jasa Tukar Uang Baru Lebaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/anwar-satibi-ibu-tiri-tribunmedan.jpg)