Berita Viral

NASIB Guru PPPK Paruh Waktu di Sumedang, Terima Gaji Cuma Rp 15 Ribu Setelah Dipotong Biaya BPJS

Seorang guru berstatus PPPK paruh waktu mengungkapkan cuma menerima gaji Rp 15 ribu setelah dipotong BPJS. 

TRIBUN MEDAN
GAJI - Seorang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Sumedang pemilik akun TikTok @Imfinas mengunggah cerita bahwa ia hanya menerima gaji bersih Rp15.000 setelah insentif Rp50.000 dipotong iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp35.000 

"Besaran insentif saat ini, memang belum ideal karena keterbatasan anggaran daerah. Namun, kami terus berupaya mencari solusi agar kesejahteraan P3K paruh waktu bisa meningkat ke depan," kata Eka.

Nasib miris guru lainnya

Di sisi lain, sungguh besar perjuangan seorang guru honorer di SDN 001 Pegat Batumbuk, Kecamatan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Siti mulai bertugas di SDN 001 Pegat Batumbuk sejak awal 2024.

Akses utama untuk menuju daerah ini adalah jalur air.

Setiap hari, Siti Julaiha (34) berangkat ke sekolah menggunakan perahu karena hanya itu akses yang memungkin.

Dari kampung asalnya di Sambaliung, perjalanan menuju Pegat Batumbuk memakan waktu sekitar dua jam dengan perahu.

Sehingga ongkos dan bahan bakar tak murah.

Kendati begitu, Siti tak masalah dengan kondisi tersebut.

Lantaran menjadi guru adalah cita-citanya sejak kecil.

"Dari kecil saya sudah bilang, saya mau jadi guru," kenang Siti saat dihubungi Selasa (3/2/2026).

Maka dari itu, Siti memilih menetap di sana.

Namun, rumah dinas guru jumlahnya terbatas.

Ia bersama beberapa guru lain akhirnya tinggal di sebuah bangunan bekas Puskesmas yang sudah lama tak digunakan.

Bangunan tersebut berada di kawasan pesisir dan rawan tergenang air laut.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved