Berita Nasional

Prabowo Sediakan Lahan 4.000 M2 di Bundaran HI, Akan Bangun Gedung untuk MUI dan Ormas Islam

Prabowo telah menyediakan lahan 4.000 M2 di depan Bundaran HI, untuk pendirian kantor badan-badan umat Islam. 

Editor: Juang Naibaho
Istimewa
PIDATO PRABOWO - Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutannya di acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). (Tangkapan layar/TVNU) 

TRIBUN-MEDAN.com - Presiden Prabowo Subianto menyatakan telah menyediakan lahan seluas 4.000 meter persegi di depan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, untuk pendirian kantor badan-badan umat Islam. 

Hal ini disampaikan Prabowo saat menyampaikan taklimat dalam acara doa bersama dan pengukuhan pengurus MUI 2025-2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026). 

"Hari ini (kemarin) saya bisa sampaikan bahwa saya sebagai Presiden Republik Indonesia, saya telah menyediakan lahan di depan Bundaran HI sebesar kurang lebih 4.000 meter untuk gedung bagi MUI dan bagi badan-badan umat Islam," kata Prabowo. 

Ia memerinci, badan tersebut berupa Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam yang membutuhkan ruangan untuk beroperasi. 

Ia menyebutkan, lahan itu akan dibangun gedung bertingkat tergantung keputusan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. 

"Kita akan bangun gedung terserah Menteri Agama berapa puluh lantai. Rencananya berapa? Berapa? Empat puluh lantai," ucap Prabowo. 

Lebih lanjut mantan Menteri Pertahanan (Menhan) ini menyampaikan, lahan itu adalah permintaan Nasaruddin saat menemuinya beberapa waktu lalu. 

Dalam permintaannya, Nasaruddin menyebut bahwa MUI tidak memiliki kantor yang pasti. 

Prabowo bahkan juga mengaku tidak tahu di mana letak kantor MUI.

"Permintaan beliau juga sebagai Menteri Agama menyampaikan, Pak, kantor MUI sekarang enggak jelas di mana. Saya pun maaf, tidak tahu persis di mana kantor MUI," ungkapnya. 

Adapun lewat keputusan itu, ia menjamin kantor institusi-institusi Islam akan berada di jantung Ibu Kota Jakarta, tepat di dekat patung "Selamat Datang". 

"Di Bundaran HI jangan hanya ada hotel mewah. Jangan hanya ada mal, nanti ada gedung yang akan diperuntukkan lembaga-lembaga umat Islam," tandas Prabowo.

Baca juga: Prabowo Teken PP No 48, Tanah Telantar Bisa Diambil Negara

Dana Umat Bisa Terkumpul Rp 500 Triliun/Tahun

Pada kesempatan itu, Prabowo juga berbicara mengenai rencana pemerintah membentuk lembaga pengelolaan dana umat.

"Kalau tidak salah nanti akan dibentuk lembaga pengelolaan dana umat," kata Presiden.

Berdasarkan laporan Menteri Agama, kata Presiden, apabila semua dana umat dikeloa dengan baik maka jumlahnya bisa mencapai Rp 500 triliun per tahun.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved