Berita Viral
6 OTT KPK Dalam Dua Bulan Awal Tahun 2026: Anak Buah Menkeu Purbaya Mendominasi
KPK menangkap delapan orang dan menetapkan lima tersangka terkait dugaan suap pemeriksaan pajak periode 2021–2026.
Berikut Rentetan OTT KPK Awal Tahun 2026:
Ringkasan Berita:
- OTT Pegawai Pajak KPP Madya Jakarta Utara (10 Januari 2026)
- OTT Wali Kota Madiun Maidi dan OTT Bupati Pati Sudewo (19 Januari 2026)
- OTT Pegawai Pajak KPP Madya Banjarmasin (4 Februari 2026)
- OTT Ditjen Bea dan Cukai di Jakarta dan Lampung (4 Februari 2026)
- OTT PN Depok (5 Februari 2026)
TRIBUN-MEDAN.COM - Awal tahun 2026 menjadi periode sibuk bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam membongkar praktik korupsi yang melibatkan berbagai sektor, mulai dari aparat pajak, kepala daerah, hingga pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Dalam waktu kurang dari dua bulan tahun 2026, KPK telah melakukan lima Operasi Tangkap Tangan (OTT) di berbagai wilayah Indonesia, menandai aktivitas penegakan hukum yang padat dan lintas sektor.
Baca juga: SOSOK Bambang Setyawan Wakil Ketua PN Depok Terjaring OTT KPK, Terima Suap Perkara yang Bergulir
Berikut Rentetan OTT KPK Awal Tahun 2026:
1. OTT Pegawai Pajak KPP Madya Jakarta Utara (10 Januari 2026)
KPK menangkap delapan orang dan menetapkan lima tersangka terkait dugaan suap pemeriksaan pajak periode 2021–2026.
Kasus bermula dari permintaan pembayaran pajak “all in” senilai Rp 23 miliar kepada perusahaan swasta, dengan fee yang disepakati Rp 4 miliar. Dana suap disamarkan melalui kontrak fiktif jasa konsultasi keuangan.
2. OTT Wali Kota Madiun Maidi (19 Januari 2026)
Wali Kota Madiun Maidi bersama sembilan orang lainnya ditangkap dalam kasus pemerasan dengan modus fee proyek, dana CSR, dan gratifikasi.
Barang bukti uang tunai sekitar Rp 550 juta ditemukan, serta dugaan gratifikasi proyek pemeliharaan jalan senilai Rp 5,1 miliar.
3. OTT Bupati Pati Sudewo (19 Januari 2026)
Bupati Sudewo ditangkap bersama sejumlah kepala desa terkait dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa.
Uang tunai sekitar Rp 2,6 miliar disita, dengan tarif pemerasan antara Rp 165 juta hingga Rp 225 juta per calon perangkat desa.
4. OTT Pegawai Pajak KPP Madya Banjarmasin (4 Februari 2026)
| Heboh Mahasiswi Korban Pelecehan Jadi Tersangka, Dituduh Buka Ponsel Kepala Kantor Pos Tanpa Izin |
|
|---|
| Alasan Aipda Vicky Mundur dari Polisi usai Tangani Korupsi, Kini Tertawa Sambil Jualan Kopi |
|
|---|
| Respons Rismon Sianipar Santai Dipolisikan Jusuf Kalla: Tak Segampang Itu Bikin Laporan |
|
|---|
| Duduk Perkara Ayah Pengantin Tewas Dikeroyok, Motif Pelaku hingga Polisi Identifikasi |
|
|---|
| Tanggapan Kubu Rismon Sianipar, Akan Diadukan Jusuf Kalla ke Bareskrim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/PEGAWATI-PAJAK-OTT-KPK.jpg)