OTT Pejabat Bea Cukai
TERUNGKAP, Pejabat Bea Cukai Sampai Sewa Apartemen Khusus Simpan Emas Logam Mulia dan Uang Panas
Pejabat bea cukai yang terjaring OTT sampai sewa apartemen khusus menyimpan emas logam mulia dan uang tunai berbagai pecahan.
TRIBUN-MEDAN.com - Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyasar pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menguak penyimpanan rahasia barang-barang dan uang panas diduga hasil suap.
Bahkan pejabat bea cukai yang terjaring OTT sampai sewa apartemen khusus menyimpan emas logam mulia dan uang tunai berbagai pecahan.
Sehari usai operasi senyap, terungkap barang bukti emas logam mulia bertambah jadi 5,3 kilogram, dari temuan sebelumnya 3 kg.
Selain itu, KPK juga menyita uang tunai pecahan mata uang asing, dengan akumulasi nilai belasan miliar rupiah.
Total nilai barang bukti yang dikumpulkan KPK dari OTT pejabat bea cukai sejauh ini mencapai Rp 40,5 miliar.
Baca juga: Rekam Jejak Rizal Fadillah Petinggi Bea Cukai Terjaring OTT KPK, Baru 8 Hari Dilantik Purbaya
Melansir Tribunnews.com pada Jumat (6/2/2026), terlihat tumpukan uang tunai berbagai mata uang asing hingga logam mulia yang disita tim penyidik.
Barang-barang bernilai fantastis ini ditemukan di sebuah apartemen GRV yang diduga kuat difungsikan sebagai safe house atau rumah aman oleh para tersangka.
Dalam foto tersebut, tampak gepokan uang dolar Singapura (SGD) pecahan 1.000 dan dolar Amerika Serikat (USD) pecahan 100 yang diikat karet, berserakan di atas kasur berseprai ungu dan merah marun.
Di sebelahnya, terlihat tumpukan uang rupiah pecahan Rp 100.000 dalam jumlah besar.
Tak hanya uang tunai, foto lain memperlihatkan logam mulia atau emas batangan yang masih terbungkus rapi.
Sebuah brankas besi berwarna hitam juga tampak terbuka, berisi tumpukan uang tunai dan beberapa tas kecil yang diduga digunakan untuk menyimpan barang berharga tersebut.
Dalam salah satu foto, terlihat seseorang mengenakan kaos hitam bergambar karakter "Mario Bros" sedang duduk di samping tumpukan barang bukti tersebut saat tim penyidik melakukan penggeledahan.
Sewa Apartemen Khusus Simpan Emas dan Uang
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa lokasi penemuan barang bukti tersebut bukanlah kediaman resmi, melainkan sebuah unit apartemen yang disewa khusus.
"Ya, ini memang diduga para oknum dari Ditjen Bea Cukai ini menyiapkan safe house ya untuk menyimpan barang-barang seperti uang, kemudian tadi logam mulia. Jadi memang disiapkan secara khusus untuk tempat penyimpanan," ujar Budi kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).
Ketika ditanya mengenai kepemilikan unit di apartemen GRV tersebut, Budi menegaskan bahwa statusnya adalah sewaan.
OTT pejabat bea cukai
Rizal pejabat bea cukai
pejabat bea cukai Rizal Fadillah
apartemen penyimpanan uang
| TERBARU Suap Pejabat Bea Cukai, KPK Sita Mobil dan Uang Tunai Lebih Rp 1 Miliar |
|
|---|
| SIASAT LICIK Pejabat Bea Cukai Budiman, Manipulasi Cukai Rokok dan Sewa Apartemen untuk Tampung Uang |
|
|---|
| Datang ke Kantor Pusat Bea Cukai, Penyidik KPK Langsung Tangkap Budiman Bayu |
|
|---|
| KPK Kembali Sita 5 Koper Berisi Uang Rp5 Miliar, Hasil Penggeledahan Kasus Suap Pejabat Bea Cukai |
|
|---|
| TERUNGKAP Pejabat Bea Cukai Orlando Hamonangan Cs Dapat Jatah Bulanan Rp7 Miliar dari PT Blueray |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/barang-bukti-yang-disita-KPK-hasil-OTT-pejabat-bea-cukai.jpg)