Berita Viral

CATAT! Gubernur Bobby Nasution Anggarkan Rp1,9 Triliun untuk Pembangunan Infrastruktur Tahun 2026

Pemprov Sumatera Utara (Sumut) menganggarkan dana Rp 1,9 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2026.

Editor: AbdiTumanggor
Diskominfo Pakpak Bharat
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution didampingi Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menyempatkan diri melihat langsung kondisi ruas jalan Kuta Jungak-Sigalingging di Desa Kuta Jungak, Kecamatan Siempat Rube, Kabupaten Pakpak Bharat, Senin (28/7/2025) sore lalu. (Diskominfo Pakpak Bharat) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menganggarkan dana Rp 1,9 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2026.

Alokasi anggaran sebanyak Rp1,9 triliun tersebut disalurkan melalui berbagai program strategis.

Kepala Bidang Perencanaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Rizal Hasibuan, menjelaskan dana tersebut terbagi ke dalam beberapa bidang utama, termasuk kebinamargaan dan sumber daya air.

"Lalu serta proyek strategis daerah (PSD) bidang kebinamargaan sebesar Rp 356 miliar.

Selanjutnya, PHTC bidang sumber daya air dianggarkan Rp 258 miliar dan PSD sumber daya air sebesar Rp 57 miliar," ujar Rizal dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/1/2026).

Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) bidang kebinamargaan menjadi salah satu prioritas dengan alokasi anggaran sebesar Rp 690 miliar.

Baca juga: GUBERNUR Bobby Nasution Lihat Langsung Kondisi Ruas Jalan Kuta Jungak Pakpak - Sigalingging Dairi

Selain pembangunan rutin, Pemprov Sumut juga menyiapkan anggaran khusus untuk kegiatan pascabencana. Alokasinya sebesar Rp 151 miliar untuk bidang kebinamargaan dan Rp 59 miliar untuk bidang sumber daya air, demikian dikutip dari Kompas.com, Sabtu (31/1/2026).

Dinas PUPR Sumut juga menganggarkan Rp 46 miliar untuk pengadaan alat berat baru sebagai langkah antisipasi darurat.

"Pengadaan ini dilakukan sebagai upaya antisipasi, mengingat pada masa tanggap darurat bencana tahun 2025, PUPR sempat mengalami keterbatasan dalam pendistribusian alat berat untuk pembersihan material banjir dan longsor,"jelas Rizal. 

Rizal mengakui bahwa keterbatasan armada pada tahun lalu sempat menghambat proses evakuasi dan pembersihan di lokasi bencana.

"(Bahkan) saat tanggap darurat bencana tahun lalu kami agak keteteran dalam hal alat berat," jelasnya.

Dengan penambahan anggaran dan armada di tahun 2026 ini, Gubernur Sumut Bobby Nasution berharap pelayanan infrastruktur dan mitigasi bencana di wilayah Sumatera Utara dapat berjalan lebih optimal. 

(*/Tribun-medan.com)

Baca juga: Terhenti karena OTT, Proyek Jalan Sipiongot Dilanjutkan Maret 2026 

Baca juga: Sempat Terhenti karena OTT Eks Kadis PUPR Topan Ginting, Proyek Jalan Sipiongot Dilanjutkan Maret

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved