Berita Viral

Kronologi Petugas PDAM Toba Tewas, Tersedot Air Deras Saat Tutup Pintu Air

Darwin Hutapea terjatuh saat menutup pintu air di sumber mata air, Sampuran Aek Sidua Dua.

Instagram
Ilustrasi Meninggal Dunia - Seorang petugas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Darwin Hutapea (39) terpaksa gugur dalam bertugas usai tewas alami kecelakaan saat bekerja, Minggu (4/1/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang petugas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Darwin Hutapea (39) terpaksa gugur dalam bertugas usai tewas alami kecelakaan saat bekerja, Minggu (4/1/2026).

Darwin Hutapea terjatuh saat menutup pintu air di sumber mata air, Sampuran Aek Sidua Dua.

Kapolsek Laguboti, Iptu David Pangaribuan mengatakan, peristiwa itu terjadi pukul 09.00. 

Awalnya, dia bersama 4 rekannya dihubungi kepala bagian di PDAM untuk memperbaiki pipa transmisi di Dusun II Sampuran Aek Sidua Dua. 

Baca juga: Akhirnya Kopda F Terduga Pelaku Penganiayaan Pratu Farkhan Ditahan di Subdenpom XVII/C Timika

Tepatnya, di Desa Sintong Marnipi, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba. 

Saat itu korban, bertugas menutup pintu air dari sumber mata air Sampuran Aek Sidua dua. 

Adapun 4 rekannya ditugaskan menyambung pipa transmisi yang rusak.

Namun, setelah keempat temannya selesai menyambungkan pipa, korban tidak kunjung menghampiri  kelompoknya, sehingga keempat rekan korban mengecek keberadaan korban di lokasi kejadian.

Dok petugas pdam tewas
PETUGAS PDAM TEWAS - Ambulans saat membawa petugas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Darwin Hutapea (39 yang tewas dalam kecelakaan kerja, Minggu (4/1/2025)(Dok Polres Toba )

Baca juga: Richard Lee Tersangka Kasus Skincare, Reaksi Doktif: Gimana Kabar, Jantung Kamu Aman?

"Para saksi lalu melihat bahwa Darwin Hutapea telah meninggal tersedot air yang awalnya harus ditutup," ujar David dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/1/2025). 

Selanjutnya, rekan korban menghubungi warga dan polisi untuk mengevakuasi korban.

Kemudian, dari penyelidikan, korban diduga meninggal saat hendak menutup pintu air Sumber Mata Air Sampuran Aek Si Dua dua. 

"Kaki korban diduga terhisap tersedot oleh arus air yang cukup deras," ujarnya. 

Korban dievakuasi dan langsung dibawa ke RSUD Porsea lalu diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. 

Baca juga: Anaknya Dihabisi Penderita Kanker Stadium 3, Politisi PKS Maman Suherman Kecewa Sikap ART

"Istri dan pihak keluarga korban juga menolak untuk dilakukan di otopsi terhadap mayat korban,'' tutup David.

(tribun-medan.com)

Sumber: kompas.com

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved