Berita Viral
REKAM JEJAK Preman Kampung Yogi Palak Pesta Pernikahan, Berujung Ayah Pengantin Tewas Dianiaya
Pelaku bernama Yogi Iskandar (36) yang ditangkap saat bersembunyi di Jalan Alternatif Sagalaherang, Kabupaten Subang, Senin (6/4/2026).
TRIBUN-MEDAN.COM - Polisi ungkap rekam jejak preman kampung, Yogi Iskandar (36), yang memalak pemilik hajatan pernikahan di Purwakarta, Jawa Barat, hingga sang ayah pengantin tewas setelah dianiaya.
Pelaku Yogi Iskandar Cs minta uang ratusan ribu.
Peristiwa maut ini menimpa Dadang yang sedang menggelar acara pernikahan anaknya di kediamannya di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (4/4/2026).
Sejumlah pemuda datang ke lokasi hajatan dan membuat keributan yang berujung penganiayaan.
"Ada sekelompok orang membuat keributan di acara hajatan yang kemudian berujung pada pemukulan hingga korban tidak sadarkan diri," ujar Kasi Humas Polres Purwakarta AKP Enjang Sukandi.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi tidak sadar, namun nyawanya tidak tertolong setelah mengalami pengeroyokan di lokasi hajatan.
Awal Mula Peristiwa
Adik korban, Wahyudin, mengungkap pelaku datang dan meminta uang kepada keluarga yang sedang menggelar resepsi.
"Saya itu dimintai uang, istilahnya dipalak. Pertama dikasih Rp 100 ribu," ujar Wahyudin.
Sekitar satu jam kemudian, kelompok yang sama kembali datang dan meminta uang lebih besar.
Permintaan kedua sebesar Rp 500 ribu. Lalu ditolak oleh korban, yang kemudian memicu keributan di lokasi acara.
Korban keluar dari tenda resepsi dan terjadi pengeroyokan di luar lokasi hajatan oleh sekelompok pelaku.
"Setelah tidak dikasih, terjadi keributan. Kakak saya dikeroyok tiga orang, saya juga sempat dikeroyok sekitar delapan orang," ungkap Wahyudin.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban terjatuh dan tidak sadarkan diri.
Ia kemudian dibawa ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis.
Preman Kampung Viral Ditangkap
Viral Preman Kampung
pemalak hajatan Purwakarta
pemalak hajatan di Purwakarta
| MOTIF Anak Mutilasi Ibu Kandung Berusia 63 Tahun di Sumsel dan Siasat Liciknya Hilangkan Jejak |
|
|---|
| MOMEN Kepala BIN Letjen Herindra Menghadap Letkol Teddy di Kantor Seskab |
|
|---|
| INILAH 10 Poin Syarat yang Diajukan Iran dan Disetujui Trump, Akhirnya Resmi Gencatan Senjata |
|
|---|
| TEGAS, Dedy Mulyadi Langsung Copot Kepala Samsat Buntut Persulit Warga Bayar Pajak Kendaraan |
|
|---|
| Pengakuan Menkeu Purbaya Kecolongan Pengadaan 21.800 Motor oleh BGN untuk Program MBG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pelaku-utama-pemalakan-hajatan-nikah-Purwakarta.jpg)