Berita Viral

NASIB Siti Hindrawati Diusir Suami Usai Dilantik PPPK, 10 Tahun Bertahan Harus Keluar dari Rumah

Ia mengaku telah mempertahankan rumah tangganya selama hampir satu dekade, terutama demi anak

Facebook
KISAH VIRAL - Siti Hindrawati wanita Tibawa, Kabupaten Gorontalo mengaku diusir suami yang baru saja dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

Ringkasan Berita:- Siti Hindrawati wanita Tibawa, Kabupaten Gorontalo, diusir suami yang baru saja dilantik sebagai PPPK
Setelah 10 tahun bertahan demi anak, Siti akhirnya meninggalkan rumah tersebut
Kisah ini viral setelah Siti mengunggah sebuah video berdurasi sekitar 45 detik di akun Facebook miliknya pada Senin (22/12/2025).

 

TRIBUN-MEDAN.com - Nasib Siti Hindrawati wanita Tibawa, Kabupaten Gorontalo, diusir suami yang baru saja dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Siti bersama suami tinggal di Desa Dunggala, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.

Setelah 10 tahun bertahan demi anak, Siti akhirnya meninggalkan rumah tersebut.

Siti mengaku sudah lama diperlakukan tak wajar oleh suaminya.

"Sudah lama saya sering diperlakukan seperti ini. Saya bertahan demi anak, tapi kemarin sudah sampai pada puncaknya,” ujar Siti kepada wartawan pada Selasa (23/12/2025).

Baca juga: Klasemen Liga Nusantara 2025/26: PSDS Deli Serdang Kalah, Nusantara LFC Kokoh, Cek Grup A-D

Ia mengaku telah mempertahankan rumah tangganya selama hampir satu dekade, terutama demi anak mereka yang kini berusia delapan tahun.

Menurutnya, tekanan dalam rumah tangga semakin terasa setelah suaminya resmi dilantik sebagai PPPK. Ia merasa sikap suaminya berubah sejak saat itu.

Siti mengungkapkan bahwa sang suami kerap melontarkan ucapan yang membuatnya merasa tidak dihargai dan tertekan secara psikologis.

"Salah satu yang membuat saya tertekan adalah ucapannya yang sering bilang saya takut kehilangan dia karena dia sudah jadi PPPK,” ungkapnya.

Baca juga: Akhirnya Jenazah Bocah 12 Tahun Korban Banjir di Sibolga Ditemukan Setelah 29 Hari Pencarian

Ia menambahkan bahwa persoalan rumah tangga mereka sebenarnya sudah beberapa kali diupayakan untuk diselesaikan secara kekeluargaan.

Musyawarah antara kedua belah pihak keluarga bahkan sempat dilakukan, lengkap dengan kesepakatan yang disetujui oleh orang tua masing-masing.

Namun, menurut Siti, kesepakatan tersebut kembali dilanggar oleh sang suami.

“Sudah berkali-kali saya disuruh keluar dari rumah. Pernah dijemput dan sudah ada perjanjian antar orang tua, tapi dia langgar lagi,” jelasnya.

Baca juga: Nasib Calon Jemaah Haji Terdampak Banjir Sumatera Terancam Diundur ke 2027, Pelunasan Baru 60 Persen

Merasa tidak lagi sanggup bertahan, Siti akhirnya memilih meninggalkan rumah dan kini tinggal sementara di rumah ibunya di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved