Banjir Bandang Batangtoru

Mengenal Huta Gurgur dan Muara Sibuntuon, Desa Asal Kayu Gelondongan Banjir Bandang Batangtoru

Dua desa bernama Huta Gurgur dan Muara Sibuntuon disebut-sebut sebagai asal kayu gelondongan banjir bandang Batangtoru.

|
TRIBUN MEDAN/Azis Husein Hasibuan
KAYU GELONDONGAN - Penampakan hutan gundul di Muara Sibuntuon, Sibabangun, Tapteng. Kuat dugaan kayu gelondongan banjir bandang Batangtoru berasal dari daerah ini. 

TRIBUN-MEDAN.com - Mengenal Huta Gurgur dan Muara Sibuntuon, desa asal kayu gelondongan banjir bandang yang melanda Garoga dan Huta Godang, Batangtoru, Tapanuli Selatan (Tapsel).

Asal kayu-kayu gelondongan banjir bandang di Garoga dan Huta Godang, perlahan mulai terungkap.

Dua desa bernama Huta Gurgur dan Muara Sibuntuon disebut-sebut sebagai asal kayu gelondongan banjir bandang Batangtoru.

Desa Huta Gurgur dan Muara Sibunton berada di Kecamatan Sibabangun, Tapanuli Tengah (Tapteng).

Data tahun 2024, Huta Gurgur dihuni sebanyak 1.834 jiwa, sedangkan Muara Sibuntuon 1.825 jiwa.

Ditandai Sumber Bencana Banjir Bandang

Untuk masuk ke Huta Gurgur melalui Jalan Sukaramai, Sibabangun.

Sebenarnya juga bisa lalui dari Jalan Sukamakmur, namun tak bisa tembus karena di sana ada sebuah kompleks bernama Sago--perusahan yang bergerak di bidang kepala sawit.

Sebelum sampai ke Huta Gurgur, terlihat ada sebuah kawasan yang sudah gundul.

Dari tangkapan layar Google Maps, daerah ini sudah ditandai. 

Di situ kawasan bertuliskan 'sumber bencana pembalakan hutan' dan 'kayu gelondongan bekas pembalakan'.

Hutan yang sudah gundul itu tak jauh dari Kompleks Sago, atau tepatnya berada di sisi kanan jalan, sebelum sampai ke Huta Gurgur.

Kawasan hutan gundul yang ditandai kayu gelondongan bekas pembalakan ini berada di Muara Sibuntuon, desa tetangga Huta Gurgur.

Penampakan jalan menuju Huta Gurgur, Sibabangun, Tapanuli Tengah (Tapteng).
Penampakan jalan menuju Huta Gurgur, Sibabangun, Tapanuli Tengah (Tapteng). (Istimewa/Istimewa)

Tentang Huta Gurgur

Huta Gurgur bagi masyarakat Huta Godang dan Garoga, sudah tak asing lagi.

Menurut pengakuan Sitompul, warga Huta Godang korban banjir bandang Batangtoru, menyebut asal kayu gelondongan akibat adanya pembalakan hutan di Huta Gurgur.

Kayu gelondongan yang hanyut saat banjir bandang 25 November 2025 kemarin, berasal dari hulu sungai, termasuk Huta Gurgur dan Muara Sibuntuon.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved