Berita Viral

SIDANG Serma Tengku Dian Tikam Istri Hingga Tewas Digelar, Ibu Korban Sudah Punya Firasat Buruk

Kasus anggota TNI Serma Tengku Dian Anugerah tikam istri hingga tewas sudah sampai ke persidangan. 

Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Tommy Simatupang
TRIBUN MEDAN/Anugrah Nasution
SIDANG TNI BUNUH ISTRI - Empat saksi dihadirkan oleh Oditur dalam kasus pembunuhan yang dilakukan Sersan Mayor (Serma) Tengku Dian Anugerah terhadap istrinya, Astri Gustina Yolanda (34), di Pengadilan Militer 1-02 Medan, Senin (8/12/2025). 

TRIBUN-MEDAN.com - Kasus anggota TNI Serma Tengku Dian Anugerah tikam istri hingga tewas sudah sampai ke persidangan. 

Serma Dian Anugerah menikam istrinya, Astri Gustina Yolanda (34).  

Orangtua Astri menceritakan kabar duka yang disampaikan cucunya.

"Andong (nenek), mamak sudah tidak ada. Itu anaknya yang nelfon, saya tidak tahan, pak," kata Noraida saat dihadirkan sebagai saksi di Pengadilan Militer Medan 1-02 Medan, Senin (8/12/2025). 

Pada sidang dengan agenda pemeriksaan saksi, Oditur turut menghadirkan, Sarman Tarigan, Astri Novida kakak korban, serta Aidil Hajahari tetangga. 

Noraida menceritakan, sebelum tragedi memilukan itu, Astri telah sebulan 11 hari pisah ranjang dengan Serma Tengku Dian yang merupakan anggota TNI. 

Astri bersama dua anaknya yang masih sekolah kemudian tinggal bersama Noraida dan Sarman Tarigan, ayahnya. 

Baca juga: 4 Anjing K9 Baharkam Polri Dikerahkan Cari 4 Korban Tewas Tertimbun 13 Hari di Desa Bair Tapteng

Baca juga: KOMENTAR MENOHOK Eva Manurung Soal Inara Rusli Tak Tahu Insanul Suami Orang: Kita Bukan Anak Kecil

Baca juga: Rico Waas Kunjungi Mal Pelayanan Publik: Aktivitas Sempat Menurun Dampak Banjir

Sebagai ibu, Noraida sudah memiliki firasat buruk, apalagi sejak lama biduk rumah tangga Astri dan Serma Dian tidak harmonis. 

Serma Dian kerap berprilaku kasar. Melakukan pemukulan yang membuat anaknya takut untuk bertemu suaminya, Serma Dian. 

Namun dia tidak menduga, Serma Tengku Dian tega membunuh istrinya yang memiliki empat orang anak. 

"Firasat saya sudah tidak enak. Iya memang (rumah tangga) sedang tidak baik. Sejak anak pertama lahir, dia sudah pukul anak saya," kata Noraida. . 

Sejak menikah pada tahun 2011, Noraida sering mendapatkan cerita tentang penganiayaan yang dilakukan Serma Tengku Dian. 

Serma Tengku bahkan tidak menafkahi anak dan istrinya. Noraida pun sering mengirimkan makanan kepada Astri dan empat anaknya. 

"Karena memang tidak dinafkahi, hanya dikasih uang Rp 100 ribu, itu pun tidak tiap hari. Sementara anak ada 4 orang. Saya sering anter makanan buat mereka. Kemudian anak saya cerita tentang suaminya yang kasar. Bahkan sampai memukul hingga lebam lebam," kata Noraida pilu. 

Serma Dian menikam istrinya menggunakan sangkur miliknya. Pembunuhan itu terjadi pada Rabu (23/7/2025).sekira pukul 06.30 WIB. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved