Banjir Bandang Batangtoru
Isi Percakapan Gibran dengan Warga Garoga, Tanya Rumah di Mana: Sudah Hanyut Disapu Banjir, Pak
Kedatangan Wapres Gibran dianggap warga menjadi momen paling tepat untuk mencurahkan isi hatinya.
Penulis: Azis Husein Hasibuan | Editor: Azis Husein Hasibuan
TRIBUN-MEDAN.com - Isi percakapan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka dengan warga korban banjir bandang di Desa Garoga, Batangtoru, Tapanuli Selatan.
Wapres Gibran akhirnya datang mengunjungi warga korban banjir bandang di Desa Garoga. Ia tiba pukul 10.19 WIB, Kamis (4/12/2025).
Kedatangan Gibran membuat para warga, khususnya Garoga, berusaha menghampiri. Mereka berusaha bersalaman dan ada pula yang mencurahkan isi hatinya.
Diketahui sudah 10 hari warga di Garoga menderita akibat banjir bandang. Begitu juga dengan desa tetangga, Huta Godang dan Aek Ngadol.
Rumah-rumah mereka hancur, keluarga tewas dan hingga kini masih ada yang belum ditemukan.
Kedatangan Wapres Gibran dianggap warga menjadi momen paling tepat untuk mencurahkan isi hatinya.
Seperti yang dilakukan Andri Sibuea. Ia berkesempatan langsung berjumpa dengan Gibran menyampaikan keluh kesahnya.
"Alhamdulillah, tanggapan Pak Gibran bagi saya lumayan baik," ujarnya.
Andri mencurahkan isi hatinya ke Gibran terutama soal masa depan warga Garoga yang terkena banjir bandang.
"Bagaimana masa depan desa kami? Beliau menjawab akan kita perjuangkan," kata Andri mengulang percakapannya dengan Gibran.
Andi berharap janji yang sudah terucap dari mulut Gibran membawa kabar baik bagi warga Desa Garoga. Desa mereka dibangun kembali ada para warga bisa beraktivitas seperti biasa.
"Sebagian warga di sini kebanyakan petani. Mudah-mudahan setelah Pak Gibran datang ke desa kami, secepatnya ada perubahan," katanya.
Gibran Tanya Rumah Warga
Hadirnya Gibran di tengah-tengah pascabanjir bandang Desa Garoga, sempat membuatnya bertanya-tanya, di mana rumah warga.
Pertanyaan ini muncul, sebab hampir tidak ada lagi rumah di tempat pertama kali Gibran menginjakkan kakinya di Desa Garoga.
Di sana yang tersisa kini sebuah bangunan kepala desa, tenda pengungsian dan kayu gelondongan yang hanyut saat banjir bandang.
Gibran
Garoga
banjir bandang
Sungai Baru Garoga
Sungai Baru Banjir Bandang Garoga
Banjir Bandang Batangtoru
| Dihadiri Mujianto, Gus Irawan dan Yayasan Buddha Tzu Chi Tanda Tangan Pembangunan Huntap Batangtoru |
|
|---|
| PT TBS Segera Jadi Tersangka Banjir Bandang di Garoga, Jampidum: Ini Menyangkut Nyawa Manusia |
|
|---|
| Data Pengungsi Banjir Bandang di Tapsel 4.693 Warga, Rumah Rusak Berat Dapat Bantuan Rp 60 Juta |
|
|---|
| Dermawan Tak Kedinginan Lagi, Sudah Dapat Bantuan Selimut dari Gus Irawan |
|
|---|
| Sudah 27 Hari di Pengungsian, Nasib Warga Garoga Sempat Ingin Bertahan, Akhirnya Setuju Direlokasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gibran-garoga-tribunmedan.jpg)