Berita Viral

TANGIS PILU Nurcahaya Sihotang: Ayah, Ibu, dan Putrinya Meninggal karena Bencana Longsor di Pakkat

Nurcahaya Br Sihotang, salah satu korban terdampak, kehilangan ayah, ibu, dan putrinya akibat tertimbun material longsor.

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/Istimewa
KORBAN BANJIR DAN LONGSOR: Salah satu korban yang sudah teridentifikasi adalah Weda Amelia Maharaja berusia 10 tahun (kanan), putri dari ibu Nurcahaya Br Sihotang (kiri), ditemukan tertimbun material longsor di Lumban Sihotang, Desa Panggugunan, Kecamatan Pakkat, Humbang Hasundutan, Sumut, Selasa (2/12/2025). 

- 5 rumah ibadah mengalami kerusakan, mempengaruhi aktivitas ibadah masyarakat 

Penanganan dan operasi SAR:

- Operasi pencarian korban melibatkan BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan masyarakat

- Apel gabungan penutupan operasi SAR dilakukan di lokasi bencana

- Pemerintah mengimbau masyarakat tetap waspada dan mendukung proses penanganan

Nama warga yang menjadi korban di lokasi bencana di Lumban Sihotang, Desa Panggugunan, Kecamatan Pakkat:

Korban Selamat:

1. Sonta Simanullang (72), warga Panggugunan, Luka-luka, penuh lumpur.

2. Pery Sihotang (45), warga Panggugunan, ditemukan luka-luka, berlumpur.

3. Grace Cia Cilina (9), warga Panggugunan, syok tapi sadar.

4. Joharia Sihotang (12), warga Panggugunan, syok tapi sadar.

5. Daniel Sihotang (25), Warga Pulo Godang, dievakuasi hidup-hidup.

6. Lapider Simanullang (70), warga Pulo Godang, dievakuasi hidup-hidup.

Korban Meninggal Dunia:

1. Beres Sihotang (80), warga Panggugunan, ditemukan tubuh terpendam di bawah kayu.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved